KITAINDONESIASATU.COM – Untuk memperkuat pemahaman mengenai keuangan syariah di kalangan mahasiswa dan santri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon menyelenggarakan rangkaian edukasi keuangan dalam program Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah).
Kegiatan ini dilaksanakan di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah (STIES) KHAS Al Jaelani Kempek dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) KHAS Kempek, Kabupaten Cirebon, dengan melibatkan sekitar 300 peserta.
Program ini berhasil terlaksana berkat kolaborasi antara OJK Cirebon, Bank Indonesia (BI) Cirebon, dan Bank Syariah Indonesia (BSI) KC Cirebon.
Tujuan utamanya adalah memperkenalkan konsep perencanaan serta produk keuangan syariah kepada generasi muda, terutama mereka yang berasal dari pesantren.
Ketua STIES KHAS Al Jaelani dan STIKES KHAS Kempek, K.H. Ni’amillah Aqil Siroj, serta Pengasuh Pondok Pesantren KHAS Kempek, K.H. Musthofa Aqiel Siroj, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif ini.
Mereka menekankan betapa pentingnya literasi keuangan syariah di lingkungan pesantren, mengingat prinsip-prinsip transparansi dan saling tolong-menolong dalam Islam yang harus tercermin dalam pengelolaan keuangan.
Senada dengan itu, Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menjelaskan bahwa edukasi ini merupakan bagian dari strategi OJK untuk meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan layanan keuangan syariah secara bijak.
Pada Ramadan 1446 H ini, OJK menargetkan penyelenggaraan tujuh sesi edukasi keuangan syariah di wilayah Ciayumajakuning.
Mendorong Digitalisasi Keuangan Syariah



