Sosok

Berita Duka! Subarkah Hadisarjana, Aktor dan Penata Rias Teater Indonesia Tutup Usia

×

Berita Duka! Subarkah Hadisarjana, Aktor dan Penata Rias Teater Indonesia Tutup Usia

Sebarkan artikel ini
Subarkah Hadisarjana

KITAINDONESIASATU.COM  Dunia teater Indonesia berduka atas kepergian Subarkah Hadisarjana, seorang aktor dan penata rias legendaris yang telah memberikan banyak kontribusi dalam dunia seni peran. Barkah, sapaan akrabnya, meninggal dunia pada Selasa (11/3) pukul 00.51 WIB di Rumah Sakit Sentra Medika Cimanggis, Depok. Beliau menghembuskan napas terakhir di usia 66 tahun.

Kabar meninggalnya Barkah dikonfirmasi oleh Ketua Humas Pengurus Besar Persatuan Artis Film Indonesia (PB PARFI), Evry Joe.

“Kami dikejutkan dengan berita duka atas meninggalnya Subarkah Hadisarjana pada pagi dini hari ini,” ujar Evry kepada Kumparan pada Selasa pagi.

Jenazah Barkah disemayamkan di rumah duka di Pondok Tirta Mandala, Depok, Jawa Barat. Pemakamannya dilakukan siang hari ini di TPU Tapos, Bogor, Jawa Barat. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi para sahabat, kolega, serta generasi penerus dunia teater dan film Indonesia.

Duka mendalam turut dirasakan oleh banyak aktor dan aktris yang pernah bekerja sama dengan Barkah. Salah satunya adalah Rangga Riantiarno, aktor yang pernah berbagi panggung dengan Barkah dalam beberapa pertunjukan teater.

“Selamat jalan, Om Barkah. Sebuah kehormatan wajahku jadi salah satu kanvas wadah ekspresi artistik Om Barkah selama sekian tahun. Sebuah kehormatan juga bisa beradegan satu panggung, terutama di Republik Cangik (2014). Terima kasih banyak untuk semua obrolan sarat ilmunya,” tulis Rangga dalam unggahannya di akun @rangamaru.

Baca Juga  Simone Biles, dari Pesenam Tersukses hingga Atlet Wanita Terkaya

Kepergian Barkah meninggalkan jejak yang mendalam dalam dunia seni peran Indonesia. Banyak seniman yang merasa kehilangan sosok yang dikenal ramah, rendah hati, dan selalu berbagi ilmu kepada generasi muda.

Jejak Karier dan Kontribusi Subarkah Hadisarjana di Dunia Seni

Subarkah Hadisarjana telah terlibat dalam dunia seni sejak era Teater Populer pada 1960-an. Beliau kemudian aktif di Teater Koma dan proyek seni lainnya hingga akhir hayatnya. Perjalanan kariernya mencakup berbagai peran, baik sebagai aktor maupun penata rias.

Debutnya sebagai penata rias terjadi dalam film Pengkhianatan G30S PKI, yang disutradarai oleh Arifin C. Noer. Sejak saat itu, Barkah terus berkarya dalam berbagai produksi film dan teater.

Sebagai aktor, ia juga membintangi berbagai film, di antaranya:

  • Kipas-Kipas Cari Angin (1989)
  • Makelar Kodok Untung Besar (1990)
  • Kafir (2002)
  • Get Married 3 (2011)

Selain itu, Barkah juga memiliki peran penting dalam dunia sinetron. Beberapa judul sinetron yang pernah dibintanginya antara lain:

Baca Juga  Karier, Cinta dan Kontroversi! Intip Profil Lengkap dan Kasus-Kasus Hukum Nikita Mirzani
  • Benang Emas (1994)
  • Si Doel Anak Sekolahan (1994)
  • Cintaku di Rumah Susun Season 1-2 (2003-2005)

Dedikasinya dalam seni peran membuatnya dikenal sebagai salah satu seniman multitalenta yang tidak hanya mampu memerankan karakter, tetapi juga mendukung keindahan visual dalam dunia seni melalui keterampilannya sebagai penata rias.

Pengaruh Besar Subarkah Hadisarjana dalam Dunia Teater dan Film

Keberadaan Barkah di dunia seni Indonesia bukan hanya sebagai pelaku seni, tetapi juga sebagai mentor bagi banyak aktor muda. Selama puluhan tahun, ia telah memberikan inspirasi melalui keterampilannya, baik dalam berakting maupun dalam seni tata rias.

Keahliannya dalam tata rias teater dan film membuatnya dihormati oleh banyak seniman. Barkah dikenal dengan teknik riasnya yang khas, mampu menciptakan karakter yang mendalam melalui sentuhan artistiknya.

Selain itu, ia juga aktif dalam berbagai pementasan teater, salah satunya Republik Cangik (2014), yang merupakan salah satu karya besar dalam kariernya. Perannya di panggung tidak hanya sebagai aktor, tetapi juga sebagai mentor bagi generasi muda yang ingin menekuni dunia seni peran.

Baca Juga  Rumah Arwah, Simbol Penghormatan yang Tak Lekang oleh Waktu

Warisan dan Kenangan Subarkah Hadisarjana

Kepergian Barkah meninggalkan jejak yang tak akan terlupakan dalam dunia seni Indonesia. Warisannya akan terus hidup dalam karya-karyanya yang telah menginspirasi banyak orang.

Bagi para pecinta teater dan film, Barkah bukan sekadar seniman, tetapi juga sosok yang selalu menghadirkan warna dalam setiap karyanya. Ia telah memberikan kontribusi besar yang akan terus dikenang oleh generasi mendatang.

Banyak yang berharap bahwa semangat dan dedikasi Barkah dalam dunia seni akan terus menginspirasi generasi berikutnya. Dunia teater dan film Indonesia kehilangan salah satu tokoh terbaiknya, tetapi semangatnya akan terus hidup dalam setiap panggung yang pernah ia hiasi.

Subarkah Hadisarjana telah meninggalkan dunia ini, tetapi karya dan kontribusinya akan selalu dikenang. Kepergiannya adalah kehilangan besar bagi dunia seni, terutama bagi mereka yang pernah bekerja dengannya. Dari Teater Populer hingga Teater Koma, dari film hingga sinetron, Barkah telah menorehkan sejarah dalam dunia seni Indonesia.

Selamat jalan, Om Barkah. Terima kasih atas dedikasi dan karya-karyamu. Semoga amal dan jasamu diterima di sisi-Nya, dan semoga dunia seni terus mengenang serta meneruskan warisanmu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *