KITAINDONESIASATU.COM – Bagi yang gemar berpetualang dan menjelajahi tempat baru, Pulau Rubiah bisa menjadi pilihan yang tepat.
Pulau ini merupakan bagian dari Kepulauan Weh dan berlokasi di sebelah barat Kota Sabang.
Dikenal dengan keindahan bawah lautnya serta suasana yang tenang, Pulau Rubiah menjadi tempat ideal bagi wisatawan yang ingin bersantai atau mencoba aktivitas air seperti snorkeling dan berenang. Selain itu, lanskapnya yang indah menjadikannya lokasi yang menarik untuk fotografi.
Pulau Rubiah memiliki luas sekitar 2.600 hektare dan menyuguhkan panorama alam yang memukau.
Pantai dengan pasir putih, air laut yang jernih, pepohonan hijau yang rimbun, serta angin sepoi-sepoi menciptakan suasana yang damai dan nyaman bagi pengunjung.
Berkat pesona bawah lautnya, pulau ini sering disebut sebagai Taman Laut Rubiah oleh masyarakat setempat. Pulau ini juga menjadi salah satu destinasi wisata bahari terbaik di Aceh, selain Pulau Weh dan kawasan sekitarnya. Suasana yang tenang dan alami menjadikannya tempat ideal untuk melepas penat dari kesibukan sehari-hari.
Sebagai bagian dari Kota Sabang yang terkenal dengan wisata baharinya, Pulau Rubiah menawarkan berbagai aktivitas air.
Wisatawan dapat berenang atau snorkeling untuk menikmati keindahan bawah laut yang dihuni oleh berbagai jenis ikan tropis dan terumbu karang.
Air lautnya yang hangat, ombak yang relatif kecil, serta visibilitas yang baik menjadikan aktivitas ini aman dan menyenangkan bagi semua orang.
Pengunjung dapat menyewa peralatan snorkeling di lokasi atau membawanya sendiri. Disarankan untuk melakukan snorkeling secara berkelompok agar tetap aman dan tidak tersesat.
Meskipun tidak berpenghuni secara permanen, Pulau Rubiah tetap memiliki beberapa fasilitas. Beberapa penduduk setempat membuka usaha kecil seperti warung makanan, sehingga wisatawan dapat dengan mudah mendapatkan makanan dan minuman selama berkunjung.
Berbagai jenis ikan tropis, seperti Kepe-Kepe, Kerapu, Mayor, dan Botana, sering terlihat di sekitar pantai dan dapat diamati langsung dari daratan berkat kejernihan airnya.
Nama Pulau Rubiah berasal dari seorang wanita bernama Nyak Rubiah, yang diyakini sebagai salah satu dari 44 wali suci Kota Sabang. Wisatawan yang tertarik dengan sejarah dan budaya lokal dapat bertanya kepada penduduk setempat untuk mengetahui lebih banyak tentang kisah ini.
Selain itu, pulau ini juga memiliki area konservasi berupa tempat transplantasi terumbu karang. Di sini, wisatawan dapat belajar tentang metode budidaya dan perawatan karang, menjadikannya pengalaman edukatif yang menarik.
Untuk mencapai Pulau Rubiah, wisatawan dapat berangkat dari Banda Aceh menuju Pantai Iboih, kemudian melanjutkan perjalanan dengan perahu lokal.
Perahu ini biasanya mampu menampung hingga 15 orang. Pastikan untuk datang pada waktu yang sesuai dengan jadwal keberangkatan perahu agar perjalanan berjalan lancar.- ***





