KITAINDONESIASATU.COM– Bertepatan di bulan Ramadhan 1446 H, mie glosor atau mie kuning telah menjadi incaran utama masyarakat sebagai menu berbuka puasa. Jangan heran jika banyak pabrik mie glosor yang kebanjiran permintaan.
Salah satu pabrik rumahan mie glosor yang kebanjiran permintaan tersebut, misalnya pabrik di Pasir Mulya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.
Hal itu disampaikan Eman Sulaeman, pemilik pabrik mie glosor tersebut.
“Saat ini saya tengah sibuk memenuhi permintaan pasar untuk produksi mie glosor. Omzet kami naik berkali lipat dari hari biasa,” kata dia.
Ia menjelaskan, pada hari biasa, produksi mie glosornya mencapai sekitar 2,5 ton per hari, namun saat Ramadhan, angka tersebut melambung hingga 30 ton per hari.
“Memang permintaan tinggi di bulan Ramadhan ini. Hari biasa produksi sekitar 3 ton, tapi bulan puasa bisa mencapai 30 ton per hari,” tuturnya.
Karena lonjakan permintaan ini, Eman terpaksa memperluas tenaga kerja. “Kami rekrut hingga 45 orang, sementara hari biasa hanya 17 orang,” tambahnya pada Rabu, 5 Maret 2025.
Mayoritas pesanan mie glosor, menurut Eman, berasal dari wilayah Bogor dan sekitarnya.
“Distribusi ke Bogor mencapai 90 persen, sisanya ke Cipanas, Cianjur, hingga Leuwiliang di barat Kabupaten Bogor,” jelasnya.

