Berita Utama

Boen Hay Bio, Kelenteng Tertua di Tangerang dengan Nuansa Mistis dan Keberuntungan

×

Boen Hay Bio, Kelenteng Tertua di Tangerang dengan Nuansa Mistis dan Keberuntungan

Sebarkan artikel ini
FotoJet 19
Boen Hay Bio, Kelenteng Tertua di Tangerang

KITAINDONESIASATU.COM – Indonesia memiliki banyak kelenteng Tionghoa, termasuk di Provinsi Banten, salah satunya adalah kelenteng Boen Hay Bio, yang berlokasi di Jalan Pasar Lama.

Tempat ibadah ini didedikasikan untuk Kwan Seng Tee Kun, yang juga dikenal sebagai Satyadharma Bodhisattva.

Selain menjadi tempat ibadah, kelenteng ini sering dikunjungi wisatawan yang ingin merasakan suasana spiritual serta mencari keberuntungan dan kemakmuran.

Begitu memasuki area kelenteng, pengunjung akan merasakan suasana yang tenang karena lokasinya yang dekat dengan permukiman.

Bangunannya didominasi warna merah dan jingga, khas arsitektur Tionghoa.

Salah satu ciri unik kelenteng ini adalah patung kepiting yang berada di pintu gerbang, yang diyakini berfungsi sebagai pelindung dari roh jahat.

Di dalamnya, berbagai ornamen khas Tionghoa menghiasi bangunan, menciptakan nuansa budaya yang kental. Selain itu, tersedia area parkir bagi pengunjung yang datang dengan kendaraan pribadi.

Sebagai salah satu kelenteng tertua di Kabupaten Tangerang, Boen Hay Bio memiliki sejarah panjang yang dapat dipelajari langsung dari penjaga kelenteng. Selain patung kepiting, pengunjung juga akan menemukan lampion yang dipercaya sebagai simbol keberuntungan.

Di dalam kelenteng, terdapat dua Kim Lo, tempat khusus untuk membakar dupa dan kertas doa.

Pengunjung juga bisa menemukan hiolo, tempat persembahan kepada Dewa Langit. Lilin-lilin besar yang selalu menyala di dalam kelenteng melambangkan kehidupan abadi, sementara pilar-pilar dengan ukiran naga memberikan kesan megah dan sakral.

Salah satu daya tarik utama di kelenteng ini adalah altar Thay Sui, Dewa Waktu, yang sejak zaman Dinasti Yuan dipercaya membawa keberuntungan, terutama bagi mereka yang hendak memulai proyek besar.
Selain itu, pada waktu-waktu tertentu, pengunjung dapat menyaksikan pertunjukan Barongsai, yang hanya dilakukan sesuai jadwal tertentu.

Oleh karena itu, disarankan untuk mencari informasi terlebih dahulu sebelum berkunjung agar tidak melewatkan pertunjukan ini.

Akses ke Lokasi

Dari Jakarta, perjalanan menuju Kelenteng Boen Hay Bio dapat ditempuh melalui Jalan Tol Jakarta-Serpong dengan waktu sekitar satu jam.

Jaraknya sekitar 39 km, sehingga perjalanan relatif singkat.

Disarankan menggunakan kendaraan yang nyaman untuk memastikan perjalanan yang menyenangkan.

Bagi wisatawan yang ingin menginap, terdapat berbagai pilihan hotel di kawasan Serpong.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *