News

Kemendes dan Kemenag Kolaborasi Penguatan Ekonomi Masyarakat Desa

×

Kemendes dan Kemenag Kolaborasi Penguatan Ekonomi Masyarakat Desa

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2025 02 27 at 21.55.42
Mendes PDT, Yandri Susanto dan Menag Nasaruddin Umar berkolaborasi tingkatkan ekonomi masyarakat desa. (Foto: Kemendes)

KITAINDONESIASATU.COM –  Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes) PDT) Bersama Kementerian Agama (Kemenag) berkolaborasi dalam penguatan ekonomi masyarakat desa.

Tentu saja, kedua lembaga negara ini juga berkolaborasi mewujudkan masyarakat desa yang rukun penun toleransi dan memiliki semangat keberagaman yang tinggi.

Mendes PDT, Yandri Susanto, meyakini bahwa dengan kolaborasi ini menjadikan masyarakat semakin rukun dan mampu mewujudkan Indonesia emas dan bermartabat sebagaimana diharapkan Presiden Prabowo Subianto.

“Kita membicarakan tindak lanjut MoU dengan menteri agama. InsyaaAllah kita akan kick off membangun majelis taklim, TPQ,  termasuk juga agama lain sehingga akhlak atau kehidupan di masyarakat desa lebih maju, lebih beradab, dan lebih bermanfaat dunia akhirat,” ujar Mendes Yandri saat bertemu Menag Nasaruddin Umar di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis, 27 Februari 2025.

Sebelumnya dilaksanakan penandatanganan MoU antara Kemendes PDT dengan Kemenag. Salah satu langkahnya berfokus pada pengembangan majelis taklim di tingkat desa yang diharapkan bisa menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial antarwarga sekaligus meningkatkan pengetahuan keagamaan.

Selain itu, pemerintah juga berkomitmen untuk mendorong agar majelis taklim di desa-desa dapat berkembang menjadi wadah yang tidak hanya mengajarkan nilai-nilai agama, tetapi juga berfungsi sebagai pusat pemberdayaan ekonomi berbasis keluarga. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa melalui usaha-usaha ekonomi kecil yang dijalankan oleh keluarga.

Kedua kementerian juga menekankan pentingnya usaha bersama untuk memberantas buta huruf Al-Qur’an di desa-desa. Tentunya langkah ini dilakukan dengan mengadakan program-program pendidikan yang dapat mengajarkan masyarakat untuk membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.

Pentingnya semangat toleransi antarumat beragama di desa juga menjadi salah satu fokus utama dalam kolaborasi ini. Dengan memperkuat semangat toleransi, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang harmonis dan penuh kedamaian di setiap desa.

Adapun rangkaian kegiatan ini direncanakan akan di-launching pada pertengahan Bulan Suci Ramadan 1446 H/2025, tepatnya di Desa Lambang Sari Kabupaten Bekasi.

Kedua kementerian berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pemberdayaan masyarakat desa dan pembangunan daerah tertinggal secara keseluruhan.

Kegiatan ini juga diyakini menjadi langkah konkret dalam menciptakan desa yang lebih sejahtera, beragama, dan toleran, serta memiliki perekonomian yang mandiri. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *