Oleh: Tatang Suherman
KADIN bersatu adalah prioritas utama Ketua Kadin Indonesia Anindya Bakrie. Dengan bersatu maka langkah mewujudkan komitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi akan semakin mudah. Artinya, selalu bekerja sama memikirkan kebaikan untuk ekonomi Indonesia ke depan.
Untuk mewujudkan hal itu, Anindya melakukan konsolidasi dan pembenahan seluruh Kadin daerah termasuk Jawa Barat. Untuk Jawa Barat, Anin menugaskan Wakil Ketua Umum Kadin Wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, Agung Suryamal Sutrisno. Bersama beberapa orang yang ditunjuk, Agung menyiapkan persiapan untuk melaksanakan Muprov yang beberapa kali tertunda karena teknis.
Di Jawa Barat sendiri, sebenarnya saat ini sudah memiliki pengurus Kadin Jabar secara lengkap hasil Muprov 15 Oktober tahun lalu. Kadin Jabar versi Muprov 15 Oktober itu diketuai Almer Faiq Rusydi.
Sayangnya Muprov Kadin Jabar 15 Oktober itu dianggap cacat hukum. Mengutif pasal 7 ayat (2) PO Kadin Skep/282/DP/IX/2023 tentang Penyelenggaraan Muprov dimana Ketua Umum periode sebelumnya harus menyampaikan pertanggung jawaban, sedangkan dalam Muprov 15 Oktober lalu tidak dihadiri oleh Ketua Umum Kadin Jawa Barat, karena rencana pelaksanaan Muprov yang diagendakan oleh Kadin Jawa Barat adalah tanggal 10-11 Desember 2024.




