KITAINDONESIASATU.COM – Bulan Suci Ramadan 1446 H/2025 akan segera datang. Oleh karena itu agar ibadah kita di Ramadan diterima Allah SWT maka dianjurkan untuk membersihkan diri, lahir maupun batin. Caranya dengan memperbaiki hubungan baik keapda Allah SWT dan sesama manusia.
Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam pernah bersabda tentang pekara yang dapat menghalangi penerimaan amal ibadah, maka hal tersebut perlu diperhatikan dengan sungguh-sungguh.
Imam Zakiyuddin Abdul Azhim Al-Mundziri dalam karyanya At-Targhib wat Tarhib memaparkan tiga hal yang dapat menghalangi penerimaan ibadah wajib maupun sunnah terutama saat menjelang bulan suci Ramadhan.
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ثَلَاثَةٌ لَا يَقْبَلُ اللهُ مِنْهُمْ صَرْفاً وَلَا عَدْلاً عَاقٌّ، وَمَنَّانٌ، وَمُكَذِّبٌ بِالقَدَر (طبراني
Artinya, “Dari sahabat Abu Umamah ra, Rasulullah saw bersabda, ‘Ada tiga orang yang tidak diterima ibadah wajib dan ibadah sunnahnya, yaitu orang yang durhaka kepada orang tua, orang yang mengungkit pemberiannya, dan orang yang mendustakan takdir.” (HR At-Thabarani).
Dari pemaparan di atas bahwa umat Islam dianjurkan untuk memperbaiki hubungan dengan orang tua (hidup maupun telah meninggal), belajar serta berlatih Ikhlas dalam berbagi, dan belajar untuk menerima takdir dari Allah SWT.
Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam juga mengingatkan umat Islam untuk senantiasa menjaga hak orang lain. Perbuatan kezaliman terhadap orang lain dapat menimbulkan penolakan amal ibadah wajib maupun sunnah.
Jadi kesimpulannya perilaku apa saja yang harus dipersiapkan menjelang Ramadan:
- Meminta maaf kepada orang tua (jika masih hidup)
- Berziarah ke makam orang tua (jika telah meninggal dunia)
- Belajar untuk ikhlas dalam berbagi dengan sesama serta tidak menyakiti dan mengungkit pemberian
- Belajar untuk rida terhadap takdir yang diberikan oleh Allah
- Meminta maaf kepada orang yang pernah kita aniaya atau pernah kita zalimi
- Mengembalikan hak orang lain yang ada pada kita, berikan kepada yang berhak untuk menerimanya.
- Menjaga silaturahim agar tercipta hubungan baik dengan siapapun.
Demikianlah sebagai pengingat kepada kaum muslim agar ibadah kita di bulan Ramadan kita diterima oleh Allah SWT. Wallahu A’lam Bishawat. (*)


