KITAINDONESIASATU.COM – Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan mereshuffle Menteri di Kabinet Merah Putih (KMP), pada sore ini, Rabu, 19 Februari 2025. Salah satu nama yang muncul dan menguat di permukaan bakal diganti adalah Menteri Pendidikan Tinggi, Saint, dan Teknologi (Mendikti Saintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro.
Kabarnya pengganti Satryo adalah Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Brian Yuliarto. Terkait kabar akan ada reshuffle, Sektretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya hanya memberikan keterangan bahwa akan ada pelantikan beberapa pejabat.
“Hari ini, sore hari, akan nada pelantikan pejabat baru,’’ ujar Teddy dalam keteranhannya, Rabu.
Dugaan Sikap Arogansi
Pada pertengahan Januari, tepatnya pada Senin, 21 Januari 2025, publik dihebohkan adanya aksi demo yang dilakukan oleh sejumlah pegawai Kemendiktisaintik di Gedung D Kemdiktisaintik, Jakarta.
Mereka melakukan aksi terhadap Mendiktisaintek, Satryo Soemantri, dengan membawa spanduk yang bertuliskan ‘Pak Presiden, Selamatkan Kami dan dari Menteri Pemarah, Suka Main Tampar dan Pecat.’
Spanduk lainnya bertuliskan “Kami ASN, Dibayar oleh Negara, Bekerja untuk Negara, Bukan Babu Keluarga’ dan juga “Institusi Negara Bukan Perusahaan Pribadi Satryo dan Istri.”
Dugaan arogansi Menteri Satrio itu dari sejumlah peristiwa yang dialami salah satu pegawai di Kementerian tersebut. Neni Herlina, dimutasi sepihak tanpa adanya regulasi yang jelas dari Satryo karena persoalan sepele masalah meja ruangan Satryo yang tak kunjung diganti.
Dugaan sikap arogani Satryo dipengaruhi oleh sang itri. Sejumlah pegawai di Kemendiktisaintek mendapat ancaman pemecatan dari Silvia, jika tidak mengikuti keinginannya.
Peristiwa lainnya, ada sebuah rekaman suara berdurasi 3 menit 22 detik mirip suara Satryo. Dalam rekaman itu terdengar mirip suara Satryo yang tersulut emosi kepada seseorang karena persoalan air yang tidak berfungsi di rumah dinasnya di Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan. Kasus ini pun berakhir damai dan saling memaafkan. (*)


