News

Kecelakaan Adu Banteng Pemotor Warga Tulungagung vs Trenggalek Samyuh

×

Kecelakaan Adu Banteng Pemotor Warga Tulungagung vs Trenggalek Samyuh

Sebarkan artikel ini
kecelakaan tulungagung
Dua sepera motor setelah terlibat kecelakaan adu banteng langsung diamankan Satlantar Polres Tulungagung. foto: dokumen satlantas polres tulungagung

KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan adu banteng sesama pengendara sepeda motor di jalan umum Desa Karanganom, Kecamatan Kauman, Tulungagung, Sesin (17/2/2025) malam ternyata warga Tulungagagung dan Trenggalek.

Akibat peristiwa itu kedua pengendara meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di RSUD dr Iskak Tulungagung, yang disampaikan polisi, Selasa (18/2/2025).

Kedua korban diketahui berinisial MTA warga Pogalan, Kabupaten Trenggalek dan pria berinisial AS warga Desa Tiudan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung.

Pekan Kelabu di Blitar Empat Kematian, Akibat Lonsor Tambang Sirtu dan Bus Ugal-ugalan

Kedua korban kecelakaan itu sebelum sempat mendapatkan perawatan di RSUD dr Iskak, namun sayang ngawa kedua tak tertolong dan meninggal dunia.

Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Taufik Nabila menjelaskan, Selasa (18/2/2025) kedua korban mengendarai Honda Vario AG 4357 ZZ dan Suzuki Shogun 110 tanpa dilengkapi plat nomor polisi.

Dikatakan pengendara Honda Vario MTA mengendarai sepeda motornya dari arah timur ke arah barat.

Sementara dari arah berlawanan meluncur pengendara Suzuki Shogun 110 atau dari arah barat ke arah timur.

Di tenag perjalanan diduga salah satu pengendara berinisial AS kurang menguasai sepeda motornya sehingga melaju terlalu ke kanan.

Geger Pemuda Kebomas Gresik Membusuk di Rumahnya Sendiri, Diduga Mengidap Penyakit Paru-paru

MTA yang melihat peristiwa itu pun tidak kuasa untuk menghindar karena jarak terlalu dekat sehingga terjadi tabrakan adu banteng.

Kendaraan tanpa dilengkapi plat nomor polisi itu melaju terlalu ke kanan dan melaju tepat di jalur yang sama, sehingga terjadi tabrakan yang keras.

Sehingga titik benturan berada di sebelah selatan jalan yakni berada di lajur salah satu korban MTA, kedua korban mengalami benturan di bagian kepala.

Kedua korban terpental dan kedua nya saling berbenturan dan jatuh terpental ke aspal hingga keduanya mengalami luka parah.

Sementara sepeda motor mengalami kerusakan parah di bagian depan sepeda motor, dan korban di larikan ke RSUD Iskak.

Kisruh di Jalanan, Puluhan Anggota Pencak Silat Nginap di Mapolres Blitar

Namun sayang setelah sempat mendapatkan perawatan kedua korban meninggal dunia, akibat luka parah yang diderita kedua korban di bagian kepalanya.

Sementara petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung sempat kesulitan mengindentifikasi, namun berkat bantuan dari Unit Inafis akhirnya dapat dipastikan identitasnya.

Alat Mambis, yang membantu membuka jalan kebuntuan mendapatkan identitas korban, namun Unit Inafis berhasil mendapatkan identitas korban berdasar rekam sidik jari yang sudah dilakukan korban.

Namun sayang salah satu korban berinisial AS ternyata tidak terbaca oleh alat Mambis sehingga belum diketahui identitasnya.

Namun identitas korban berhasil diketahui setelah ada keluarga korban mendatangi RSUD dr Iskak untuk dilakukan identifikasi.

Polisi sementara melakukan pengumpulan data dari lapangan, namun karena kedua pengendara sama-sama meninggal, kasus kecelakaan ini dipastikan dihentikan karena tidak adanya tersangka.

Kasat Taufik Nabila meminta kepada para pengguna jalan agar selalu mentaati peraturan lalu lintas, jika tidak bisa berakibat fatal seperti ini. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *