KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka rupanya sangat memperhatikan kesehatan masyarakat. Maka, pada awal Februari 2025 kemarin dimulai Cek Kesehatan Gratis. Program ini berlaku untuk segala kelompok usia.
Dalam beberapa tahun terakhir atau saat dilanda COVID-19 masyarakat mulai memperhatikan pentingnya akan kesehatan. Seperti banyaknya komunitas olahraga, di antaranya lari, bersepeda, dan jalan kaki. Selain itu, mengonsumsi makanan sehat.
Berikut alasan dan manfaat melakukan pemeriksaan kesehatan gratis yang diinisiasi pemerintah, seperti dikutip dari ayosehat.kemenkes.go.id:
- Jadi tahu kondisi badan
- Lebih cepat tahu, lebih mudah ditangani dan cepat sembuh
- Jadi tahu apa yang harus dilakukan agar tetap sehat
Jenis kesehatan gratis yang akan diberikan, yakni:
Bayi Baru Lahir
Pemeriksaan meliputi deteksi dini hormon tiroid, G6PD (glucose-6-phosphate dehydrogenase deficiency atau defisiensi enzim G6PD), penyakit jantung bawaan, dan skrining untuk memantau pertumbuhan anak.
Balita dan Anak Prasekolah
Pemeriksaan meliputi skrining tuberkulosis (penyakit infeksi paru), pemeriksaan pendengaran, penglihatan, dan kondisi gigi.
Remaja dan Dewasa
Pemeriksaan yang akan diberikan meliputi tekanan darah, kadar kolesterol, gula darah, pemantauan risiko kardiovaskular (masalah terkait jantung dan pembuluh darah), fungsi paru untuk mendeteksi tuberkulosis dan PPOK (penyakit paru obstruktif kronis), serta deteksi dini kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru, dan kanker usus.
Lanjut usia
Pemeriksaan kesehatan berupa pemeriksaan fungsi indra (pendengaran, penglihatan), kesehatan jiwa, hati, geriatri (penilaian kesehatan orang tua), deteksi gangguan kardiovaskular, paru, dan kanker.
Sementara untuk daftar pemeriksaan bisa melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile. Selain itu, bisa mendapatkan notifikasi dan hasil pemeriksaan kesehatan di aplikasi. (*)


