KITAINDONESIASATU.COM-Dalam waktu dekat pengelola Jalan Tol Tangerang-Merak melakukan penyesuaian tarif regular. Dasar penyesuaian tarif baru yaitu amanat Undang-undang No. 2 tahun 2022 atau Pengganti UU No. 38 tahun 2004.
Direktur ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak, Rinaldi, mengatakan, penyesuaian tarif akan menjadi pemacu ASTRA Tol Tangerang Merak meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan. “Beberapa upaya untuk memberikan excellence services di ruas Tol Tangerang-Merak yaitu dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas layanan transaksi melalui penambahan gardu satelit Cikupa, baik entrance maupun exit,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, kemarin.
Selain itu, kata Rinaldi, pihaknya juga melakukan pemasangan Remote Traffic Monitoring Sensor (RTMS). “Investasi yang dilakukan ASTRA Tol Tamer pada 2022-2023 adalah dengan menyelesaikan penambahan lajur ke-3 mulai segmen Cikande-Jembatan Ciujung-Serang Timur, segmen Serang Barat hingga Cilegon Timur pada 2024. Untuk tahun ini sudah memasuki tahap persiapan proyek konstruksi penambahan lajur ke-3 segmen Cilegon Timur–Cilegon Barat,” ungkapnya.
Menurut Rinaldi, manfaat investasi peningkatan kapasitas jalan ini sudah dirasakan oleh masyarakat Banten yakni kelancaran lalu lintas, seiring dengan pertumbuhan volume kendaraan setiap tahun, baik dari dan menuju Banten dan sekitarnya. “Jalan Tol Tangerang-Merak merupakan penghubung arus mobilitas Pulau Jawa ke Sumatra. Makanya, kapasitas dan kualitas jalan akan terus kami optimalkan,” ujarnya.
Sedangkan beberapa peningkatan kapasitas lainnya di jalan Tol Tangerang Merak yang sudah dan sedang dilakukan saat ini yaitu pemeliharaan berkala perkerasan jalan dengan melakukan rekonstruksi dan scrap, fill dan overlay (SFO) penutup aspal termasuk Slurry seal, serta pemeliharaan rutin lainnya untuk pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM) Jalan Tol, seperti pemeliharaan rambu dan marka, drainase dan sarana pendukung lainnya.
“Pemenuhan SPM Jalan Tol sudah dilakukan pemeriksaan secara berkala termasuk kunjungan dari Kementerian PU melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BJPT) tiap Semester,” kata Rinaldi.

