KITAINDONESIASATU.COM – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani mendukung upaya pemerintah yang merealisasikan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai kado bagi masyarakat yang berulang tahun.
Ia berharap, niat baik pemerintah untuk mengecek kesehatan masyarakatnya secara gratis ini dapat berjalan dengan baik meski adanya pembatasan kuota.
“Kalau menurut saya jalan saja dulu, kita apresiasi niat baik pemerintah yang memberikan hadiah cek kesehatan gratis bagi warganya dengan persyaratan tertentu, meski kuota dibatasi sambil berjalan evaluasi untuk program ini bisa tercapai dengan baik,” ujar Rany kepada awak media, dikutip Senin (10/2).
Koordinator Komisi E DPRD DKI Jakarta ini pun mengapresiasi program ini yang katanya keseluruhan bisa mencapai 1.000 orang per bulan di setiap puskesmas mendapatkan manfaat dari program ini.
“Belum tentu juga semua mau melakukan medical check up meski gratis, maka dari itu kalau tidak dimulai mana kita tau hasilnya bagaimana,” ucap Rany.
“30 orang per hari sebulan kira-kira hampir mencapai 900-1000 orang di setiap puskesmas, luar biasa bukan untuk awal yang baik,” sambungnya.
Sebelumnya, Pemprov Jakarta memastikan kesiapan layanan puskesmas untuk program pemeriksaan kesehatan gratis besok. Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan tiap Puskesmas dibatasi 30 orang per hari untuk pemeriksaan kesehatan.
“Ya, di tahap awal, Kementerian Kesehatan sudah menentukan kuota 30, jadi kami akan masih membatasi kuota sampai 30. Meskipun itu nanti akan berjalan, kalau memang kami mampu melayani lebih dari itu, kita akan buka kuota lebih dari itu,” kata Ani di Puskesmas Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (9/2).
Dia mengatakan persiapan puskesmas di Jakarta terus dimatangkan, termasuk antisipasi membeludaknya antrean pasien pemeriksaan kesehatan gratis. Menurutnya, sudah ada ruangan khusus di sejumlah puskesmas untuk pemeriksaan kesehatan gratis.
“Saya rasa kita sudah lakukan (persiapan) yang maksimal, ada beberapa yang justru kita berikan servis lebih, seperti teman-teman puskesmas sudah menyediakan, teman-teman sekuriti itu dari depan sudah bisa membantu kalau ada warga yang kesulitan atau belum men-download Satu Sehat Mobile,” katanya.
“Jadi teman-teman menyediakan satu ruangan khusus untuk PKG (pemeriksaan kesehatan gratis) sehingga diharapkan peserta PKG bisa dilayani dengan lebih cepat,”ujar Ani. (Aldi/Yo)
