Lifestyle

Keutamaan Membaca 2.000 Kali Salawat Tibbil Qulub Penyakit Minggat, Ini Bacaannya

×

Keutamaan Membaca 2.000 Kali Salawat Tibbil Qulub Penyakit Minggat, Ini Bacaannya

Sebarkan artikel ini
tibbbil
Salawat Tibbil Qulub

KITAINDONESIASATU.COM – Salawat kepada Nabi Muhammad SAW banyak jenisnya yang disesuaikan dengan keperluan dan hajat pembacanya. Ada yang panjang dan ada yang pendek. Misalkan, kalau penyakitnya mau sembuh atas izin Allah SWT membaca rutin salawat Tibbil Qulub.

Salawat Tibbil Qulub memiliki arti obat atau penyembuh. Salawat ini juga disebut dengan nama salawat Nurul Abshar yang artinya cahaya mata hati. Di kalangan santri, salawat ini menjadi ‘makanan’ sehari-hari dibaca.

Terlebih saat ini kita berada di pertengahan bulan Syaban. Di mana bulan Syaban ini dianjurkan untuk memperbanyak membaca salawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Berikut lafal salawat Tibbil Qulub:

Teks Arab: اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا، وَعَافِيَةِ الْاَبْدَانِ وَشِفَائِهَا، وَنُوْرِ الْاَبْصَارِ وَضِيَائِهَا، وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

Teks Latin: Allâhumma shalli ‘alâ Sayyidinâ Muhammadin thibbil qulûbi wa dawâ-ihâ wa ‘âfiyatil abdâni wa syifâ-ihâ wa nûril abshâri wa dliyâ-ihaa wa ’alâ âlihî wa shahbihî wa sallim.

Artinya: “Ya Allah, berikanlah rahmat kepada baginda kami, Nabi Muhammad, sang penyembuh hati dan obatnya, memberikan kesehatan badan dan mengobatinya, menjadi cahaya mata hati dan sinarnya, juga kepada keluarga dan sahabat beliau, dan semoga Engkau memberikan keselamatan.”

Salah satu keutamaan membaca salawat Tibbil Qulub, seperti dijelaskan dalam Kitab Sa’adah ad-Daraini fi as-Shalat ala Sayyid al-Kaunaini berikut:

نها صيغة الطب الظاهر والباطن تقرأ ألفين على أي مرض وقيل أربعمائة فيشفى بإذن الله

Artinya: ”Salawat ini merupakan lafal shalawat penyembuh lahir dan batin. Dibaca 2.000 kali untuk menyembuhkan segala penyakit. Dan menurut sebagian pendapat dibaca sebanyak 400 kali, maka penyakit tersebut akan sembuh atas seizin Allah. (Syekh Yusuf bin Ismail, Sa’adah ad-Daraini fi as-Shalat ala Sayyid al-Kaunaini). (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *