KITAINDONESIASATU.COM – Setelah enam hari tenggelam di laut, jasad jurnalis Metro TV, Sahril Helmi akhirnya ditemukan di Perairan Desa Sabatang, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, Sabtu (8/2/2025) siang.
Informasi yang dihimpun, Sahril ditemukan tim SAR gabungan yang melakukan pencarian sejak ia tenggelam saat kapal yang ditumpangi bersama Basarnas meledak.
Pada Sabtu, sekira pukul 10.25 WIT petugas melihat jasad laki-laki di pesisir Pantai Tanjung Neraka. Petugas kemudian mengevakuasi jasad korban.
Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Labuha Kabupaten Halsel untuk identifikasi lebih lanjut. Setelah itu petugas menghubungi keluarga Sahril untuk mematikan jati diri korban.
Setelah keluarga mendatangi rumah sakit mereka mengenali korban merupakan Sahril Helmi yang tenggelam sesaat kapal Basarnas meledak saat akan mengevakuasi dua nelayan.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani mengatakan, Sahril merupakan korban terakhir yang ditemukan setelah dinyatakan hilang selama enam hari.
Sebelumnya, kapal Basarnas meledak saat akan mengevakuasi dua nelayan yang tenggelam di Maluku Utara. Tiga orang tewas saat kejadian, termasuk di antaranya satu personel polisi. (***)

