Bisnis

Stok Beras Ponorogo Mencapai 12 Ribu Ton, Bulog Terus Menyerap Hasil Panen Petani

×

Stok Beras Ponorogo Mencapai 12 Ribu Ton, Bulog Terus Menyerap Hasil Panen Petani

Sebarkan artikel ini
stok beras ponorogo
Gudang beras milik Bulog Ponorogo. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Pimpinan Cabang Perum Bulog Ponorogo, Budiwan Susanto mengatakan pihaknya hingga kini terus menyerap beras dari petani.

Hingga saat ini sudah ribuan ton beras yang berasal dari petani yang diserap Bulog dari wilayah Ponorogo, Magetan dan Pacitan.

Di awal tahun 2025 Perum Bulog Ponorogo telah menyerap ribuan ton beras di para petani yang telah memanen padinya.

Budiwan Susanto mengatakan hingga per Februari 2025 ini saja pihaknya sudah menyerap sekitar 2.000 ton beras berhasil panen petani dari Ponorogo dan sekitarnya.

“Hingga awal Februari 2025, tepatnya per Selasa, 4 Februari 2025, total serapan beras dari petani telah mencapai 2.000 ton beras,” ujar Budiwan dikutip dari Radio Gema Surya Ponorogo, Jumat (7/2/2025).

Saat ini Bulog Ponorogo kata Budiwan Susanto masih terus menyerap beras karena masih ada petani yang sedang panen di sawahnya.

Sebelumnya khususnya pada akhir bulan Januari 2025 saja, pihaknya telah menyerap 1.300 ton beras, dan kini jumlahnya sudah mencapai 2.000 ton.

Lebih lanjut, Budiwan mengatakan hingga sekarang stok beras yang tersedia dari 3 gudang Bulog Ponorogo, tersedia 12 ribu ton beras.

Stok tersebut menurutnya dipastikan aman hingga persediaan bulan April 2025, ia pun kemudian mengklaim bahwa stok ini bisa mengakomodasi kebutuhan di tiga wilayah itu.

Sejauh ini menurut Budiwan pihaknya setiap bulan mengeluarkan beras hingga 2-3 ribu ton, untuk konsumsi masyarakat di Ponorogo dan sekitarnya.

Budiwan memastikan stok beras yang ada cukup aman, baik untuk program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) maupun bantuan pangan.

Seperti kita ketaui penyerapan gabah dan beras Perum Bulog Ponorogo pada tahun sebelumnya yakni 2024 jumlahnya mencapai 33.000 ton, yang merupakan target sebelumnya.

Penyerapan itu biasanya terjadi mulai bulan APril hingga November yang merupakan penyerapan intensif dilakukan saat memasuki panen raya padi di wilayah Ponorogo.

Pada tahun 2024 stok berasi di gudang Bulog mencukupi untuk kebutuhan di wilayah Ponorogo, bahkan beras dari gudang Bulog Ponorogo sebagian dikirim ke luar daerah seperti ke Madura mencapai 5 ribu ton.

Meski harus memenuhi kebutuhan untuk program bantuan pangan beras, beras SPHP dan juga Move keluar Kabupaten Ponorogo, stok beras Ponorogo tidak terganggu, karena produksi padi di Kabupaten Ponorogo cukup melimpah. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *