KITAINDONESIASATU.COM – Sebelum melaksanakan sholat baik sholat sunnah maupun sholat wajib, maka diwajibkan untuk berwudhu. Setelah berwudhu dianjurkan untuk berdoa.
Wudhu adalah rangkaian cara menyucikan diri sebelum melaksanakan ibadah, sholat. Mengenai rukun wudhu tercantum dalam surah Al-Maidah ayat 6.
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ…
Artinya. “Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu berdiri hendak melaksanakan shlat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku serta usaplah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai kedua mata kaki…”
Nah, berikut doa wudhu versi pendek:
Teks Arab: اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ
Teks latin: Allahumma aj’alni minat-tawwabin wa aj’alni minal-muttahhirin.
Artinya: “Ya Allah jadikanlah aku sebagai orang yang bertaubat dan jadikanlah aku sebagai orang yang suka bersuci.”
Doa Wudhu Versi Panjang:
Teks Arab: أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمْ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ سُبْحَانَكَ اللَّهُمْ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ
Teks latin: Asyhadu an la ilaha illallah wahdahu la sharika lahu wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa rasuluhu. Allahumma aj’alni minat-tawwabin wa aj’alni minal-muttahhirin. Subhanaka Allahumma wa bihamdika, asyhadu an la ilaha illa anta, astaghfiruka wa atubu ilayk.
Artinya: “Aku bersaksi bahwa tiada tuhan yang patut disembah melainkan Allah, Tuhan Yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku dari kalangan orang yang bertobat, dan jadikanlah aku dari kalangan orang yang suci. Maha suci Engkau, dan segala puji hanya bagi Engkau. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan melainkan Engkau. Aku memohon ampun kepada Engkau dan aku bertobat kepada Engkau.” (*)


