Lifestyle

Mengamalkan Surat Al-Mulk Dapat Terbebas dari Siksa Kubur

×

Mengamalkan Surat Al-Mulk Dapat Terbebas dari Siksa Kubur

Sebarkan artikel ini
al quran
Ilustrasi Al-Qur'an. (Foto: Pixabay)

KITAINDONESIASATU.COM – Surat Al-Mulk, salah satu surat ke-67 dalam Al-Qur’an yang memiliki keistimewaan yang luar biasa dapat terbebas dari siksa kubur. Hal ini dijelaskan oleh Sayyid Muhammad Alawi al-Maliki dalam kitab Madza fi Syaban, halaman 133.

Alam kubur merupakan alam barzakh yang menyeramkan bagi orang-orang lalai dan pendosa. Maka, membaca suat Al-Mulk secara rutin diyakini dapat menjadi penyelamat dari siksaan tersebut.

Surat Juz ke-29 ini diyakini memiliki keistimewaan tersendiri dalam menjaga dan melindungi seseorang dari siksaan alam kubur.

Berikut penjelasan Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki:

قراءة سورة تبارك للنجاة من عذاب القبر : وروي عن ابن عباس رضي الله عنهما قال: ضرب بعض أصحاب النبي ﷺ خباءه على قبر وهو لا يحسب أنه قبر، فإذا قبر إنسان يقرأ سورة الملك حتى ختمها، فأتى النبي ﷺ فقال : يا رسول الله ، ضربت خبائي على قبر وأنا لا أحسب أنه قبر، فإذا قبر إنسان يقرأ سورة الملك حتى ختمها، فقال النبي : هي المانعة هي المنجية تنجيه من عذاب القبر. رواه الترمذي .

Artinya: “Membaca surat Tabarak/al-Mulk untuk menyelamatkan diri dari siksaan kubur. Dari Ibnu Abbas R.a, beliau berkata, “Beberapa sahabat Nabi shallallahu alaihi wa sallam mendirikan kemahnya di atas sebuah kuburan. Ia tidak menyangka bahwa itu adalah kuburan. Kemudian, ada seorang manusia yang dikuburkan di sana. Orang itu membaca surat Al-Mulk sampai selesai. Lalu, Nabi saw datang dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, aku mendirikan kemahku di atas sebuah kuburan. Aku tidak menyangka bahwa itu adalah kuburan. Kemudian, ada seorang manusia yang dikuburkan di sana. Ia membaca surat Al-Mulk sampai selesai.’ Nabi shallallahu alaihi wa sallam kemudian berkata, ‘Itulah yang mencegah (siksaan) dan menyelamatkan. Ia menyelamatkannya dari siksaan kubur,” [HR. Imam Tirmidzi]

Abdullah bin Hamid, At-Thabrani, dan Al-Hakim meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa seorang laki-laki berkata:

“Bacalah surat ‘Tabarak’ karena surat tersebut dapat menyelamatkan dan membela pembacanya di hadapan Allah pada hari kiamat. Surat tersebut mendekatkan diri kepada Allah dan memohon agar Allah menyelamatkan pembacanya dari siksaan-Nya.” (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *