KITAINDONESIASATU.COM – Insiden mengerikan terjadi saat outing class SMPN 7 Kota Mojokerto ke Pantai Drini, Gunung Kidul, Yogyakarta, Selasa (28/1/2025).
Rombongan sekolah dari SMPN 7 Kota Mojokoerto ini diikuti oleh kelas 7 dan 8 sebanyak 257 siswa dan didampiingi oleh 16 guru selama perjalanan dengan menggunakan lima bus, Senin (27/1/2025) malam
Ratusan siswa tersebut tiba di Pantai Drini pada Selasa pagi dan siswa digendakan untuk sarapan dan bermain di sekitar pantai.
Sebenarnya petugas SAR yang berada di lokasi sudah memberi peringatan agar para siswa tak bermain di area berbahaya,
Tetapi beberapa siswa tak mengikuti arahan tersebut hingga akhirnya 13 orang siswa terseret ombak laut dan menyeretnya ketengah lautan.
Tim SAR Pantai Drini berhasil menyelamatkan sembilan siswa yang sempat terseret arus. Tragis, tiga siswa ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia.
Mereka adalah Alfian Aditya Pratama (13), Rayhaki Fatqiyansyah (13), Magen Yusuf Adliqo (13). Dan Rifki Yudha Pratama (13).
- Breaking, Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK
- Tes Psikologi Viral! Pilih 1 Gambar Ini, Rahasia Tantangan Terbesarmu Langsung Terungkap
- Emosi Meledak, Arbeloa Protes Keras Wasit Usai Madrid Tak Dapat Penalti
- Arti Mimpi Singa Bikin Merinding! Bisa Jadi Tanda Musuh, Kekuasaan, hingga Bahaya Besar
- Nyaris Maut, Polisi Sebut Sopir Mengantuk Picu Truk Terguling di Jaksel
Untuk korban meninggal dunia atas nama Rifky Yudah Pratama (13) tahun baru ditemukan pada Rabu, (29/1/2025) pada pagi hari.
Dengan lokasi penemuan berjarak 20 meter dari korban meninggal lainnya. Korban pun sudah diberangkatkan ke rumah duka di Mojokerto.
Sembilan siswa yang selamat langsung mendapatkan perawatan medis di dua rumah sakit berbeda. Tujuh siswa dirawat di RSUD Saptosari Gunungkidul.
Sedangkan, dua siswa mengalami iritasi lambung akibat terlalu banyak menelan air laut, dan dirujuk ke RSUP dr Sardjito Yogyakarta.


