KITAINDONESIASATU.COM – Polisi menetapkan anak Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Pertahanan (Kemhan) berinisial MSK yang menabrak orang dan sejumlah kendaraan di Palmerah Barat, Jakarta Selatan, sebagai tersangka. Tersangka belum ditahan karena masih dalam perawatan di rumah sakit akibat luka dikeroyok massa di lokasi.
“Sudah jadi tersangka, karena sudah ada korban,” ujar Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Kanit Laka Lantas) Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto, di Jakarta, Senin, 27 Januari 2025.
Namun, pihak kepolisian belum membeberkan pasal yang dikenakan kepada tersangka.
Salah satu korban tersangka MSK berinisial TR telah tewas pada Selasa, 21 Januari 2025, saat perawatan medis. Sementara jenazahnya telah dibawa keluarganya ke kampung halamannnya, Indramayu, Jawa Barat.
Tersangka MSK juga menabrak sepeda motor yang dikendarai TN, dan sebuah mobil yang diendarai pria berinsial S, dan wanita berinisial MES. Dua korban itu dirawat di rumah sakit akibat terluka setelah ditabarak.
Kronologi kejadian yang disampaikan pihak kepolisian bermula pada Senin dini hari, 20 Januari 2025, kendaraan minibus berpelat nomor 6504-00 yang dikendarai tersangka MSK melaju dari arah Utara menuju Selatan di Jalan Palmerah Barat II.
Di depan Pasar Bintang Mas, mobil tersangka MSK menabrak korban berinisial TR yang sedang berdiri di pinggir jalan usai menurunkan barang. Mobil tersangkap tetap melaju, di dekat apotek di Rawa Belong, mobil tersangka masuk ke jalan berlawanan hingga menabrak kendaraan minibus berpelat nomor B-1631-DOD yang dikemudikan korban S.
Atas tabrakan tersebut senjumlah orang mengalami luka-luka, dan kendaraan yang terlibat megalami kerusakan. (*)
