KITAINDONESIASATU.COM – Sebagai orang tua pasti sangat khawatir mengetahui anaknya tiba-tiba mengeluarkan darah dari hidung atau mimisan. Padahal tadinya sang anak dalam kondisi baik-baik saja. Tenang, buat ibu dan ayah jangan panik dan bisa mencoba menangani mimisan dari rumah.
Namun, pertanyaannya kenapa bisa terjadi mimisan? Mimisan pada anak lebih sering terjadi dibanding pada orang dewasa. Ini karena pembuluh darah di hidung pada anak-anak lebih rapuh dan mudah pecah.
Penyebab mimisan pada anak, antara lain:
- Pengaruh kondisi cuaca yang kering atau berada di lingkungan bersuhu panas.
- Kena benturan atau cedera pada hidung.
- Infeksi.
- Benda asing masing ke dalam hidung.
- Alergi.
- Efek samping obat-obatan tertentu.
- Mengorek hidung terlalu keras dan dalam.
Berikut cara-cara penganganan awal untuk menghentikan mimisan pada anak:
- Tunjukkan sikap tenang Anda sebagai orang tua kepada anak. Hal ini agar mudah melakukan pertolongan pertama.
- Dudukkan atau senderkan anak dengan kepala sedikit menunduk. Hal ini agar anak tidak tersedak karena terhirup darah dari saluran hidung.
- Tutup hidung pakai tisu, tapi jangan dimasukkan ke dalam hidung.
- Lakukan pemencetan bagian cuping hidung selama 10 menit, dan perhatikan apakah perdarahan sudah berhenti atau belum.
- Jika perdarahan belum berhenti, maka kompres pangkal hidung anak menggunakan kain yang telah dicelupkkan ke dalam air dingin. Hal ini agar menghentikan perdarahan.
Apabila semua langkah tersebut sudah dilakukan masih tetap perdarahan, maka segera bawa anak ke rumah sakit. (*)



