KITAINDONESIASATU.COM-Guna memaksimalkan pajak dari sektor hotel dan restoran, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pandeglang mendapat bantuan dari Bank Jabar Banten (BJB) berupa tapping box. Kendati demikian, teta ekstra hati-hati agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak menguap begitu saja.
Kepala Bapenda Pandeglang, Ramadani, mengatakan, langkah ini penting untuk memastikan penerimaan pajak berjalan dengan maksimal. “Kami dapat bantuan atau hibah dari Bank Jabar Banten (BJB) berupa tapping box. Bantuan dari BJB tersebut akan dipasang di beberapa hotel dan restoran yang tingkat kunjungannya tinggi,” ungkapnya. Minggu (26/1/2025).
Pemasangan tapping box bertujuan untuk memantau sumber penerimaan pajak secara real-time. “Kami pastikan kewajiban setoran pajak sector perhotelan dan restoran akan terpenuhi melalui alat ini,” tegas Ramadani.
Ramadani mengakui memprioritaskan peningkatan PAD dari sejumlah objek pajak potensial yang ada di wilayah Kabupaten Pandeglang. “Seperti Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), pajak parkir, dan pajak penerangan jalan akan kita genjot,” ungkapnya.
Sektor-sektor tersebut, lanjut Ramadani, sudah berjalan dengan baik, namun diperlukan langkah yang jelas untuk memastikan nominal pajak yang masuk sesuai dengan target. “Semua sudah berjalan, kami hanya tinggal memastikan nominal kepastiannya,” ujarnya.
Selain itu, pajak lainnya seperti pajak reklame dan pajak air bawah tanah juga ditingkatkan guna mengoptimalkan kontribusi PAD dari berbagai sektor. “Semua potensi pajak harus terdata dengan baik untuk meraih hasil maksimal,” tambah Ramadani.
Dan yang tidak kalah pentinynga, lanjut Ramadani, pajak reklame dan pajak air bawah tanah juga menjadi perhatian. “Kami akan mengoptimalkan semua potensi pajak yang ada agar kontribusi PAD semakin maksimal,” kata Ramadani.



