Lifestyle

5 Tanda Sapi kena PMK, Peternak Wajib Tahu

×

5 Tanda Sapi kena PMK, Peternak Wajib Tahu

Sebarkan artikel ini
5 Tanda Sapi kena PMK, Peternak Wajib Tahu
5 Tanda Sapi kena PMK, Peternak Wajib Tahu

KITAINDONESIASATU.COM – Berikut ini adalah 5 tanda sapi kena penyakit Mulut dan Kuku atau PMK. Peternah wajib tahu. 

Penyakit mulut dan kuku (PMK) merupakan penyakit menular yang umumnya menyerang hewan ternak. 

PMK sering juga disebut sebagai “wabah sapi” karena banyak menyerang sapi, meskipun hewan lain seperti kerbau, kambing, domba, babi, rusa, dan unta juga rentan terhadap penyakit ini. 

Penyebab PMK adalah virus Aphthovirus dari keluarga Picornaviridae, yang mudah menular melalui napas, air liur, mukus, susu, dan feses hewan yang terinfeksi.

BACA JUGA : Wamentan Sudaryono Minta Pemda Siapkan Anggaran Vaksin PMK

Pada hewan ternak dewasa, PMK jarang menyebabkan kematian, tetapi dapat menjadi sangat serius dan berisiko fatal bagi hewan muda. 

Virus ini memiliki tujuh serotipe yang telah diidentifikasi, yakni A, O, C, SAT1, SAT2, SAT3, dan Asia1, dengan persebaran berbeda di berbagai wilayah dunia. 

5 Tanda Sapi kena PMK

Berdasarkan data World Organisation for Animal Health, sekitar 77 persen populasi hewan ternak di Afrika, Timur Tengah, Asia, dan sebagian Amerika Selatan diperkirakan terdampak PMK.

Hewan yang terinfeksi PMK bisa menunjukkan gejala atau tidak menunjukkan tanda apa pun. Hewan tanpa gejala dinilai lebih berbahaya karena berpotensi menularkan virus tanpa disadari. Secara umum, gejala PMK meliputi:

– Demam dengan suhu tubuh lebih dari 41 derajat Celsius.

– Tubuh lemas dan penurunan nafsu makan.

– Lepuh pada mulut, gusi, hidung, lubang hidung, kaki, kelenjar susu, dan kuku.

– Kehilangan berat badan permanen.

– Produksi air liur berlebihan, menggertakkan gigi, atau mendecap-decap karena rasa tidak nyaman.

Tindakan mendecap oleh ternak bertujuan menghasilkan air liur yang bersifat basa untuk membantu menetralkan virus, karena virus PMK lebih mudah mati dalam kondisi asam atau basa. 

Gejala yang ditimbulkan dapat berbeda-beda tergantung jenis hewan, seperti kambing, domba, kerbau, atau sapi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *