KITAINDONESIASATU.COM – Sepuluh orang terluka, dua di antaranya dalam kondisi serius, setelah sebuah lift ski runtuh di resor Pyrenees Astún di Aragón, Spanyol timur laut.
Akibat insiden itu, puluhan penumpang terjatuh ke salju.
Demikian dilaporkan The Guardian pada Sabtu, 18 Januari 2025.
Laporan awal menyebutkan 35 korban luka, tetapi angka ini kemudian direvisi.
Menurut layanan darurat regional, total 30 orang terlibat dalam insiden tersebut. 10 orang di antaranya dibawa ke rumah sakit.
Dari mereka yang dirawat, dua orang mengalami luka parah, dua membutuhkan perhatian segera, sementara enam lainnya mengalami cedera ringan.
Dua puluh orang lainnya dinyatakan pulih di lokasi kejadian.
Miguel Ángel Clavero, kepala layanan darurat Aragón, menjelaskan bahwa insiden tersebut kemungkinan disebabkan oleh “kegagalan pada sistem penggerak lift ski, yang mengakibatkan hilangnya tegangan”.
Tim penyelamat termasuk Guardia Civil, pemadam kebakaran, dan staf stasiun ski segera dikerahkan untuk mengevakuasi penumpang yang masih terjebak di lift.
Stasiun ski tersebut ditutup, dan para pengunjung diminta meninggalkan area untuk memudahkan akses bagi petugas darurat.
Beberapa korban menggambarkan pengalaman mereka saat lift ambruk.
María Moreno, salah satu korban, mengatakan kepada TVE bahwa ia mendengar suara keras sebelum jatuh bersama kursi lift.
Ia menambahkan bahwa beberapa penumpang terlempar dari kursi.
Seorang pemuda lainnya menggambarkan bagaimana kursi lift terpental berulang kali, menyebabkan orang-orang terlempar ke salju.
Sebagai respons cepat, lima helikopter, 14 ambulans, dan pusat medis keliling dikerahkan ke lokasi.
Presiden regional Aragón, Jorge Azcón, segera menuju ke tempat kejadian, sementara Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, menyampaikan belasungkawa dan dukungan.
“Terkejut mendengar berita ini. Saya telah berbicara dengan Jorge Azcón untuk memastikan dukungan penuh dari pemerintah kepada para korban dan keluarganya,” tulis Sánchez di X.- ***
Sumber: The Guardian

