News

Jasad Enam Warga Sipil Israel Ditemukan di Gaza Selatan, Gencatan Senjata Tetap Alot

×

Jasad Enam Warga Sipil Israel Ditemukan di Gaza Selatan, Gencatan Senjata Tetap Alot

Sebarkan artikel ini
FotoJet 3 5
Tersebab perang, puing berserakan

KITAINDONESIASATU.COM – Operasi yang dilakukan di Khan Younis, Gaza selatan, pada malam hari mengungkapkan jenazah Yagev Buchshtab, Alexander Dancyg, Avraham Munder, Yoram Metzger, Nadav Popplewell, dan Chaim Peri.

Mereka adalah warga sipil yang diculik dari rumah mereka di kibbutzim dekat tembok penghalang Israel dengan Jalur Gaza. Demikian pernyataan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada hari Selasa, 20 Agustus 2024.

Militer Israel tidak memberikan rincian tentang bagaimana atau kapan mereka tewas. Keluarga para korban telah diberitahu sebelumnya bahwa mereka telah tewas berdasarkan informasi intelijen IDF.

Baca Juga  Rumah Sakit di Israel Terkena Rudal Iran, Pasien Panik

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memuji upaya penyelamatan dan menyatakan rasa duka mendalam atas kehilangan ini.

Ia menegaskan bahwa Israel akan terus berusaha untuk mengembalikan semua sandera, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal.

Jumlah dan identitas sekitar 120 warga Israel yang masih ditahan di Gaza serta rencana pembebasan mereka merupakan salah satu tantangan utama dalam negosiasi gencatan senjata.

Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, menyebut putaran terakhir negosiasi ini sebagai “kemungkinan kesempatan terakhir” untuk mencapai kesepakatan setelah konflik yang telah berlangsung 10 bulan.

Baca Juga  Kebakaran Melanda Pemukiman Padat di Jakbar, Asap Pekat Terlihat

Pejabat AS dianggap terlalu optimis tentang kemajuan negosiasi. Ada ketidaksepakatan besar antara kedua belah pihak. Hamas, yang tidak terlibat langsung dalam negosiasi saat ini, menilai proposal terbaru terlalu mirip dengan tuntutan Israel.

Proposal tersebut melibatkan gencatan senjata enam minggu, di mana sandera Israel yang perempuan, lanjut usia, dan sakit akan dibebaskan sebagai imbalan untuk warga Palestina yang ditahan di penjara Israel.

Gencatan senjata ini bisa diperpanjang hingga tahap kedua, di mana tentara dan jenazah akan dikembalikan. Salah satu kendala utama adalah apakah Israel akan tetap mengendalikan perbatasan Gaza-Mesir.

Baca Juga  Kalsel Expo dan BUMDesa 2025 Ditutup, Transaksi CapaiRp14,5 MiliarĀ 

Sekitar 250 warga Israel dan warga asing diculik pada 7 Oktober dalam invasi Hamas yang menyebabkan sekitar 1.200 orang tewas, menurut data Israel. Di sisi lain, kementerian kesehatan Gaza melaporkan bahwa setidaknya 40.000 orang tewas dalam serangan balasan Israel di wilayah tersebut.- ***

Sumber: The Guardian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *