KITAINDONESIASATU.COM – Nagita Slavina diketahui sedang berada di Korea Selatan bersama dengan adiknya Caca Tengker dan juga teman-temanya.
Istri dari Raffi Ahmad tersebut pergi ke negeri gingseng untuk melakukan perawatan kecantikan, seperti yang kalian ketahui kalau Korsel memang terkenal dengan produk dan prosedur kecantikannya yang terdepan di Asia.
Namun tak hanya melakuakn kunjungan ke perawatan kecantikan, Nagita Slavina juga mengunjungi beberapa tempat ternama dan juga tempat makan terkenal.
Salah satunya adalah London Bagel Museum, merupakan toko roti terkenal dengan bagelnya.
Dalam cuplikan videonya Nagita terlihat menyantap bagel tersebut setelah memesan beberapa jenis bagel.
Nagita terlihat menikmati bagel tersebut yang nampak enak.
Namun video tersebut mengundang kontroversi dari warganet karena diketahui kalau bagel tersebut tidak memenuhi prosedur dianggap halal.
Meeskipun bagel hanya berbahan dasar tepung, air dan ragi, tetapi ada beberapa faktor yang membuatnya menjadi tak halal, seperti beberapa sumber hewani yang dianggap tak halal, kemudian topping yang mengdung daging yang disembelih tak halal.
- ‘Jebakan Maut’ di Depok, Kabel Bergelantungan Ancam Keselamatan Warga
- Mencekam! Warga Kebon Jeruk Diteror Geng Bersenjata, Polisi Turun Tangan
- Yusril Ungkap Info Mengejutkan: Riza Chalid Diduga di Malaysia
- Dari OTT ke Pengadilan, Bupati Ponorogo Didakwa Korupsi
- Fatmawati Resmi Jadi Wakil Ketua DPRD Jember, Ini Harapan Bupati Fawait
Serta proses produksi yang memang terkontaminasi bahan haram, seperti babi dan lainnya.
Kemudian yang makin menjelaskan adalah ketika ada akun tiktok yang membagikan tangkapan layar chat antara konsumen dan pihak toko London Bagel Museum.

Dalam foto terseut memperlihakan, ia menanyakan apakah makanan itu halal ?
Kemudian toko tersebut menjawab tidak halal “No, it’s not halal, Thank you for asking have a great day” jawab toko tersebut.
Video Nagita makan bagel menjadi kontroversi karena Nagita dianggap kurang memperhatikan kehalalan makanannya saat pergi keluar negeri.
Namun beberapa warganet juga mewajarkan sikap Nagita yang memang kesalahan manusiawi karena sulit untuk memastikan kehalalan makanan di luar negeri.
Bagaimana menurut kalian ?

