KITAINDONESIASATU.COM – Fibrilasi atrium (AFib) adalah gangguan irama jantung yang menyebabkan detak jantung menjadi tidak teratur.
Kondisi ini terjadi ketika ruang atas jantung (atrium) tidak sinkron dengan ruang bawah (ventrikel), sehingga memengaruhi aliran darah dalam tubuh.
Jika tidak segera ditangani, AFib dapat meningkatkan risiko stroke, gagal jantung, dan komplikasi kardiovaskular lainnya.
BACA JUGA : Langkah Preventif Menghindari Penyakit Jantung
Faktor penyebabnya mencakup tekanan darah tinggi, penyakit jantung koroner, sleep apnea, gangguan tiroid, obesitas, hingga riwayat keluarga.
Gaya hidup tidak sehat, seperti konsumsi alkohol berlebihan dan stres, juga dapat memicu AFib.
Gejalanya meliputi jantung berdebar, sesak napas, kelelahan, pusing, dan nyeri dada. Untuk diagnosis, dokter biasanya melakukan EKG, Holter monitor, ekokardiogram, tes darah, atau tes stres.
Mencegah AFib dapat dilakukan dengan menjaga pola makan sehat, berolahraga rutin, mengelola tekanan darah, menghindari alkohol dan rokok, serta mengelola stres. Pemeriksaan kesehatan secara berkala sangat dianjurkan untuk mendeteksi kondisi ini sejak dini dan mencegah komplikasi serius.




