News

Mabuk! ABG Semarang Jadi Korban Bocengan Bertiga Motornya Tabrak Tiang Listrik di Boyolali

×

Mabuk! ABG Semarang Jadi Korban Bocengan Bertiga Motornya Tabrak Tiang Listrik di Boyolali

Sebarkan artikel ini
ilustrasi kecelakaan boyolali
Ilustrasi kecelakaan Boyolali foto: inset lokasi kecelakaan. foto AI/ ist

KITAINDONESIASATU.COM – Perlu menjadi perhatian kita semua khususnya para orangtua agar benar-benar mengawasi pergaulan putrinya.

Di Boyolali, Jawa Tengah seorang cewek ABG sedang mabuk naik sepeda motor berboncengan bertiga kemudian menabrak tiang penerangan umum atau PJU hingga meninggal dunia, Senin (13/1/2025) di i hari.

Akibat peristiwa itu satu dari tiga remaja baru gede ini harus menghembuskan nafas terakhirnya karena mengalami luka parah.

Menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan peristiwa nahas ini terjadi di Jalan Raya Solo-Selo-Borobudur (SSB) masuk wilayah Dusun Tegalrejo, Desa Winong, Kota Boyolali pada tengah malam.

Peristiwa mengenaskan itu bermula ketika tiga ABG masing-masing berinisial MY (14), VS (16) dan LN (11) berboncengan bertiga mengendara sepeda motor dari arah timur Boyolali – Cipego.

Tiba-tiba di tengah perjalanan sepeda motor yang dikendarai kehilangan kendali, kemudian sepeda motor Honda Scoopy H 6614 AMC oleng ke arah kanan.

KECELAKAAN LAINNYA: Emak-emak Semarang Tamat, Setelah Menyalip dari Kiri Dihajar Avanza Bersama Anaknya

Kendaraan oleng ke arah kanan bunkannya minggir dari jalan raya, namun menghantam besi tiang lampu penerangan di pinggir jalan.

Kerasnya benturan salah satu di antara mereka yang paling kecil LN kepalanya membentur tiang hingga akhirnya meninggal dunia.

Diketahui korban LN merupakan Warga Kecematan Tenggaran, Kabupaten Semarang meninggal di RSUD Pandan Arang.

Sedang dua temannya yang lain seperti MY warga Tenggaran, Semarang dan VS Desa Mliwis, Cepogo mengalami luka ringan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali, Iptu Budi Purnomo mengungkapkan jika korban kurang hati-hati saat mengendarai motornya.

Bahkan pengemudi dari sepeda motor ketika berkendara dalam pengaruh minuman beralkohol.

Sementara tiang PJU hanya berjarak beberapa centimeter dengan garis jalan yang berada di tengah-tenga berem cor jalan.

Semula tiang berada di posisi aman dengan jalan, namun setelah terjadi pelebaran jalan posisi tiang penerangan jalan menjadi tidak aman karena memet badan jalan. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *