KITAINDONESIASATU.COM – Kasus kecelakaan yang melibatkan pelajar di sejumlah tempat sering terjadi, peristiwa ini kembali terjadi di wilayah Kabupaten Pacitan Jawa Timur.
Dari sejumlah kasus para pelajar mengendarai kendaraannya dengan kecepatan tingga terjadi kecelakaan, seperti yang terjadi di tikungan Mbengkal, Desa Tanjungsari, Pacitan Kota, Jumat (10/1/2025) siang pukul 10:00 WIB.
Dalam kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Kawasaki Ninja AG 4432 PAA melawan Honda Mobilo AD 1319 UA hingga menyebabkan pengendara sepeda motor luka parah pada kaki kananya.
Menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan pengendara Kawazaki Ninja diketahui seorang pelajar SMK Negeri Pacitan berusia 18 tahun.
Sementara Honda Mobilo dikemudikan Heru yang sedang perjalanan mengantarkan makanan untuk program Jumat Berkah bagi warga Pacitan.
Saat itu pengendara sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi bersama sejumlah pelajar lainnya yang akan pulang sekolah.
Namun di tengah perjalanan salah satu pengendara Kawazaki Ninja kehilangan kendali hingga memasuki di jalur sebelah kanan.
Padahal dari arah berlawanan melaju mobilo Honda Mobilio, yang tidak bisa menghindar karena sepeda motor berkecepatan tinggi langsung mengantam bagian kakan depan Mobilio.
Kerasnya benturan sepeda motor pengendara sepeda motor luka parah pada kaki kanannya sementara pengenda Honda Mobilio Heru mengalami syok akibat kejadian tersebut.
“Kaget mas, awalnya ada satu motor kencang tapi bisa lewat, namun ternyata ada yang mengejar di belakang. Tiba-tiba kehilangan kendali dan menabrak mobil saya,” kata Heru kepada wartawan di Pacitan, Jumat (10/1/2025).
Akibat peristiwa itu Kawazaki Ninja milik pelajar tersebut rusak parah bagian mesin dan bagian depan sepeda motor ringsek.
Sementara Honda Mobilio mengalami kerusakan di bagian kanan depan dan velg dan ban mobil hingga pecah, karena kerasnya benturan.
Pelajar yang mengendarai Kawazaki Ninja mengalami patah kaki dan langsung dievakuasi ker RSUD dr Darsono Pacitan untuk mendapatkan perawatan medis.
Seringnya peristiwa kecelakaan yang menimpa pelajar sekolah membuat keprihatinan banyak pihak, untuk itu orang tua dan pihak sekolah perlu melakukan pembinaan kepada anak-anak pelajar yang bersekolah mengendarai kendaraan sepeda motor sendiri. **

