KITAINDONESIASATU.COM – Kebakaran Palisades, yang melanda area antara Santa Monica dan Malibu, telah meluas hingga 17.234 hektar dan masih 0% terkendali hingga Kamis pagi, 9 Januari 2025.
Kepala Pemadam Kebakaran Los Angeles, Kristin Crowley, menyebut kebakaran ini sebagai salah satu bencana alam paling merusak dalam sejarah kota tersebut.
Tantangan besar yang dihadapi adalah “perilaku kebakaran yang ekstrem,” didukung angin kencang hingga 60 mph yang diperkirakan kembali terjadi.
Laporan awal menyebutkan ribuan bangunan rusak atau hancur, meskipun penilaian kerusakan masih berlangsung.
Kebakaran Eaton, yang berada di timur dekat Pasadena, telah membakar 10.600 hektar.
Pertumbuhannya sudah melambat secara signifikan tetapi belum ada upaya pengendalian yang berhasil.
Kebakaran ini telah menyebabkan lima korban jiwa, beberapa cedera, dan lebih dari 1.000 bangunan rusak atau hancur. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Kebakaran Hurst di Sylmar telah meluas hingga 855 hektar tanpa kendali, sementara Kebakaran Woodley di Sepulveda Basin berhasil dipadamkan setelah membakar 30 hektar.
Kebakaran Lidia di Acton melahap 350 hektar dan telah terkendali 40%. Kebakaran Sunset di Runyon Canyon meluas hingga 42,8 hektar sebelum perkembangannya berhasil dihentikan.
Peringatan Bendera Merah masih berlaku di Los Angeles County meskipun angin mulai mereda.
Badan Cuaca Nasional memprediksi peringatan akan tetap aktif hingga Jumat, memberikan waktu bagi petugas pemadam kebakaran untuk memperkuat garis penahanan.
Para pejabat berharap kondisi akan membaik dalam waktu dekat.
Wali Kota Los Angeles, Karen Bass, menyebut kombinasi angin kencang dan kekeringan panjang menciptakan “badai sempurna” yang memicu bencana ini.
Bass yang sempat dikritik karena berada di luar negeri saat kebakaran terjadi.
Ia berjanji akan mengevaluasi tanggapan atas bencana ini setelah situasi terkendali.
Jumlah korban tewas masih belum pasti. Lima kematian telah dilaporkan, tetapi Sheriff Los Angeles County, Robert Luna, menyatakan angka tersebut kemungkinan akan bertambah seiring dengan informasi yang terus dikumpulkan.
Hampir 180.000 warga di Los Angeles berada di bawah perintah evakuasi, dengan total 200.000 orang dalam peringatan evakuasi. Sheriff Luna mendesak warga untuk segera meninggalkan area jika diminta.
Selain itu, setidaknya 20 orang ditangkap atas kasus penjarahan selama bencana ini.
Ketua Dewan Pengawas Los Angeles County, Kathryn Barger, menegaskan para pelaku akan dimintai pertanggungjawaban.
Dampak kebakaran juga merusak sistem utilitas dan infrastruktur, termasuk listrik, air, dan transportasi.
Sekitar 95.000 pelanggan masih mengalami pemadaman listrik, sementara air di beberapa area dinyatakan tidak layak konsumsi tanpa direbus terlebih dahulu. Petugas terus bekerja memulihkan layanan dengan estimasi waktu pemulihan hingga 48 jam.- ***
Sumber: The Guardian

