KITAINDONESIASATU.COM – Joe Biden akan menjadi pusat perhatian pada Senin malam, 19 Agustus 2024, saat ia berpidato di konvensi nasional Demokrat di Chicago.
Ini mungkin menjadi pidato penting terakhirnya sebagai presiden, karena ia menghadapi kritik terkait salah satu warisannya yang kontroversial.
Puluhan ribu pengunjuk rasa diperkirakan akan turun ke jalan di Chicago, menuntut agar AS menghentikan bantuan militer kepada Israel terkait perang di Gaza.
Para aktivis telah memberi julukan “Genocide Joe” kepada Biden dan menyerukan Wakil Presiden Kamala Harris untuk mengubah arah kebijakan.
Biden awalnya dijadwalkan menerima nominasi Demokrat untuk pemilihan 2024, tetapi setelah menarik diri dari pencalonan bulan lalu, Harris kini menjadi kandidat utama.
Biden akan memberikan pidato pada malam pembukaan konvensi dan kemudian berangkat untuk berlibur. Pidatonya diperkirakan akan kembali menekankan tema familiar tentang membela demokrasi melawan Donald Trump dan mendukung Harris sebagai calon yang ideal.
Konvensi ini juga akan menghormati karier panjang Biden dalam politik, dengan berbagai tokoh, termasuk ibu negara Jill Biden, memberikan penghormatan.
Meskipun Biden dilaporkan kecewa dengan tekanan dari tokoh senior Demokrat untuk mundur, suasana hati di kalangan partai tetap optimis, karena jajak pendapat menunjukkan Harris memiliki peluang kuat melawan Trump di negara bagian penting.
Konvensi ini diperkirakan akan menarik sekitar 50.000 orang, termasuk delegasi, aktivis, dan jurnalis, dengan keamanan yang diperketat di sekitar pusat konvensi.- ***
Sumber: The Guardian



