KITAINDONESIASATU.COM – Kasus kecelakaan bus wisata tak terkendali di jalan turunan lantaran rem blong benar-benar mencengangkan kita semua.
Peristiwa itu berlangsung dramatis seperti cukplikan sebuah film action yang mendebarkan pada Rabu (8/1/2025) malam pukul 19:15 WIB itu.
Bus wisata Skhindra Trans yang mengangkut SMK TI Glogal Badung, Bali itu melaju dari Museum Angkut menuju Jl Imam Bonjol.
Kapolres Kota Batu AKBP Andi Yudha Pratama mengungkapkan dalam perjalanan tiba-tiba bus mengalmi rem blong di jalur turunan curam.
Menurut Kapolres Andi Yudha di persimpangan Jalan Sultan Agung pengemudi sudah berusaha menhentikan bus dengan cara mengarahkan kemudi ke kanan menuju trotoar.
Dia berharap dengan membuang kemudi kekanan masuk trotoar berharap ada fungsi pengereman, namun upaya itu tidak berhasil.
Karena rem tidak berfungsi, bus kemudian melaju tanpa kendali sejauh 3 km ke arah Jl Ir Soekarno, sepanjang perjalanan bus menabrak 6 mobil, 10 sepeda motor.
Bus kemudian berhenti setelah menabrak pohon di depan SMPN 3 Kota Batu, Jl Ir Soekarno, dalam peristiwa ini menewaskan 4 orang dan 14 orang mengalami luka berat dan ringan.
Fakta lain dalam peristiwa itu terungkap ketika bus mengalami rem blog di Jl Imam Bonjol sang sopir langsung memberitahu keneknya.
Kemudian sang kenek menghimbau kepada penumpang yang kebanyak para pelajar agar duduk di barisan kursi belakang.
Hingga saat ini awak bus sedang menjalani pemeriksaan, hingga perusahaan otobusnya juga mengalami hal yang sama.
Dari fakta-fakta baru yang ditemukan polisi antara lain bus wisata bernopol DK 7942 GB tidak layak jalan, karena baik izin angkut serta uji berkala atau KIR sudah mati.
Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Komarudin mengatakan izin KIR sudah lama kaduluwarsa alias mati sejak 15 Desember 2023, dan izin angkutnya mati sejak 26 April 2020.
Seperti diberitakan sebelumnya, diketahui bus mengalami rem blog sejak memasuki Jl Imam Bonjol, pengemudi langsung banting stir ke bahu jalan hingga naik ke trotoar, namun sayang busa tetap saja melaju.
Bus Tak Terkendali Rem Blong di Kota Batu Tabrak Sejumlah Mobil dan Motor, Korban Bejatuhan
Jalan Imam Bonjol memiliki sudut elevasi atau kemiringan hingga 5-7 derajat membuat bus terus melaju dan di Jalan Imam Bonjol bus kembali menabraki kendaraan.
Di sinilah bus kemudian menabrak sejumlah mobil pribadi yang diparkir dan sepeda motor terjadi titik tabrakan pertama dan kedua.
Bus kemudian belok ke kanan arah Jalan Patimura dan terjadi tabrakan ketiga menabrak sepeda motor, selanjutnya bus terus berjalan hingga terjadi tabrakan di titik ke empat hingga ketuju.
Kemudian bus berhenti setelah menabrak sepeda pohon di Jl Ir Soekarno, jarak dari awal hingga titik akhir diperkirakan mencapai 3 km.
Sementara titik tabrakan yang memakan korban terjadi di titik tabrakan pertama dan kedua di Jalan Imam Bonjol dan titik ke tuju di Jalan Patimura.
Dari informasi yang diperoleh ada pasangan korban yang meninggal terdiri dari suami sitri dan anaknya yang masih bayi meninggal di lokasi kejadian. **


