KITAINDONESIASATU.COM – Nama Patrick Kluivert muncul sebagai kandidat utama pelatih Timnas Indonesia setelah pemecatan Shin Tae-yong oleh PSSI pada 6 Januari 2025.
Meskipun keputusan ini belum diumumkan secara resmi, hal ini memicu berbagai reaksi, baik dukungan maupun penolakan. Rekam jejak Kluivert yang diwarnai sejumlah kontroversi, termasuk tuduhan keterlibatan dalam kasus judi dan pelecehan seksual, menjadi perhatian utama.
Kluivert, yang dikenal sebagai legenda sepak bola Belanda, pernah bermain untuk klub-klub besar seperti Ajax Amsterdam dan Barcelona.
Namun, meskipun karier sepak bolanya gemilang, ia kerap terlibat dalam masalah di luar lapangan.
BACA JUGA : Patrick Kluivert Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Tinggal Menunggu Peresmian
Berikut adalah empat kontroversi besar yang pernah mencoreng kariernya:
1. Dugaan Keterlibatan dalam Pelecehan Seksual
Pada 1997, Kluivert disebut-sebut terlibat dalam kasus pelecehan seksual. Seorang wanita melaporkan bahwa dia telah dilecehkan oleh empat pria, salah satunya seorang pemain sepak bola terkenal.
Namun, tidak ada dakwaan yang dijatuhkan dan kasus ini dihentikan.
2. Kecelakaan Maut
Saat berusia 19 tahun, Kluivert terlibat dalam kecelakaan mobil yang merenggut nyawa seorang pengemudi.
Ia mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi dan menabrak kendaraan lain. Kluivert dijatuhi hukuman kerja sosial atas kejadian ini.
3. Skandal Judi
Pada 2017, Kluivert sebagai direktur sepak bola di Paris Saint-Germain dikabarkan terlilit utang judi sebesar 1 juta Euro kepada geng kriminal.
Ia diduga terlibat dalam taruhan pada hasil pertandingan saat menjadi pelatih di FC Twente. Meski mengklaim telah melunasi sebagian utangnya, kasus ini merusak reputasinya.
4. Gaya Hidup Kontroversial
Kluivert dikenal memiliki gaya hidup yang kerap menuai kritik, terutama selama bermain di Barcelona.
Ia sering terlambat hadir dalam latihan dan pertandingan karena alkohol, yang membuat pelatih Louis van Gaal menyebutnya tidak profesional.
Kontroversi-kontrversi tersebut menjadi bahan pertimbangan PSSI dalam memilih pelatih baru.
Akankah PSSI tetap memilih Kluivert, atau memilih kandidat lain yang lebih bersih? Semua akan terjawab pada pengumuman resmi yang dijadwalkan pada 12 Januari 2025 mendatang.


