KITAINDONESIASATU.COM – Kemeriahan dan kesyahduan Haul Guru Sekumpul ke-20 kembali terasa di Martapura, Kabupaten Banjar.
Ribuan jemaah dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Samarinda, Balikpapan, kota-kota di Pulau Jawa, hingga warga Banjarmasin yang berdomisili di Malaysia, hadir untuk mengikuti acara haul ulama kharismatik ini.
Kota Martapura, yang dijuluki “Serambi Mekah,” menjadi lautan manusia sejak Sabtu malam (4/1/2025). Jemaah dari luar daerah tampak memenuhi penginapan, rumah makan, bahkan rumah-rumah warga yang membuka pintunya untuk para tamu haul.
“Saya berangkat dari Situbondo Jatim bersama rombongan group pengajian, sekitar 12 orang. Alhamdulillah, ini tahun kedua kami hadir di Haul Guru Sekumpul. Rasanya tidak lengkap kalau tidak datang ke sini, sekaligus merasakan keberkahan acara ini,” ujar Ahmad Taufik, salah satu Jemaah, Minggu (5/1/2025).
Tak hanya dari Kalimantan, para jemaah dari Pulau Jawa, seperti Surabaya, Jakarta, dan Lampung juga hadir.
Mereka rela menempuh perjalanan panjang untuk mengikuti haul yang menjadi ajang silaturahmi umat Islam sekaligus mengenang kebesaran Almarhum Guru Sekumpul, Tuan Guru KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani.
Uniknya, warga Malaysia asal Banjarmasin juga turut meramaikan acara ini. Salah seorang jemaah, Hj. Siti Aisyah, mengaku selalu menyempatkan diri untuk pulang kampung demi mengikuti haul.
“Saya dan keluarga sengaja terbang dari Kuala Lumpur. Rindu sekali dengan suasana haul. Ini bukan hanya soal ibadah, tetapi juga reuni keluarga besar yang berkumpul di Martapura,” katanya dengan penuh haru.
Kehadiran para jemaah dari luar daerah ini membawa berkah bagi pelaku usaha di Martapura. Penginapan, hotel, hingga homestay dikabarkan penuh sejak beberapa hari terakhir. Tak hanya itu, rumah makan dan pedagang kaki lima juga menikmati peningkatan penghasilan berkat banyaknya tamu haul.

