News

Tabrakan Adu Banteng Grand Max vs Truk Tronton, Hancur Lebur Pengemudi asal Pakis Malang Jadi Korban

×

Tabrakan Adu Banteng Grand Max vs Truk Tronton, Hancur Lebur Pengemudi asal Pakis Malang Jadi Korban

Sebarkan artikel ini
kecelakaan widang tuban
Kondisi mobil Grand Max ringsek tak terbentuk, pasca kecelakaan, Kamis (2/1/2025). foto: istimewa

KITAINDONESIASATU.COM – Diawal tahun baru 2025 terjadi dua kecelakaan parah di ruas Jalur Nasional Tuban-Widang, Kabupaten Tuban yang menewaskan seorang pengemudi Grand Max dan 7 orang penumpang Elf luka-luka.

Kecelakaan pertama terjadi pada Rabu (1/1/2025) sekitar pukul 20:30 WIB tepatnya di Simpang Tiga Bandar melibatkan dua kendaraan Elf K 7096 NT dengan mobil pribadi L 1641 TA.

Menurut penjelasan Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, Iptu Eko Sulistyono kepada wartawan, mengungkapkan kecelakaan bermula saat minibus Elf dikemudikan Suprioyo (52) melaju dari arah selatan hendak belok ke kanan atau ke arah timur.

Namun tiba-tiba melaju mobil pribadi dari arah utara ke arah selatan, dikemudikan Ahmad Affan Ni’am, hingga akhirnya terjadi tabrakan yang cukup parah.

“Pada saat hendak beolk ke kanan pengemudi Elf tidak melihat arah depannya sehingga terjadi tabrakan,” kata Iptu Eko kepada wartawan di Tuban, Kamis (2/1/2025).

Kerasnya benturan menebabkan minibus Elf terguling-guling dan nyaris terbakar, karena bagian mesin sempat mengeluarkan percikan api dan kepulan asap hingga membuat penumpang panik.

Dalam kecelakaan ini tidak ada korban jiwa namun 7 orang penumpang mengalami luka-luka yang dilarikan di RSU Muhammadiyah Babat.

Gelar Pra Rekonstruksi Laka Tol Pandaan-Malang, Berikut Kronolologi Sebenarnya

Sementara kecelakaan kedua terjadi pada Kamis (2/1/2025) pagi di Jalur Nasional Pantura Tuban-Babat, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban melibatkan dua kendaraan Grand Max da Truk Tronton.

Peristiwa ini terjadi wilayah Desa Mrutuk , Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban terjadi sekitar pukul 05:15 WIB.

Menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan semula mobil Grand Max L 1174 JX dikemudikan Josua Pandu (30) melaju dari arah timur ke arah barat.

Di tengah perjalanan tiba-tiba kendaraan Grand Max ini bergerak ke arah kanan hingga masuk jalur kanan, sementara dari arah berlawanan melaju truk tronton L 8982 UK.

Hingga akhirnya terjadi tabrakan adu banteng, karena truk tronton sudah tidak bisa menghindar lagi hingga terjadi benturan adu muka menyebabkan mobil Grand Max ringsek parah.

Kerasnya benturan truk tronton yang dikemudikan Sakduz Zaman membuat mobil Grand Max juga mengalami kerusakan parah di bagian depan mobil dan sang pengemudi meninggal dunia.

Diketahui sang pengemudi grand max adalah Josua Pandu warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis Kabupaten Malang meninggal dunia setelah di RSUD dr Koesma Tuban.

Menurut keterangan dari para saksi dalam insiden itu, diduga pengemudi grand max merasa kelelahan dan mengantuk, hingga lepas kendali.

Kendaraan Gran Max yang dikemudikannya tiba-tiba nyelonong kearah kanan hingga jalur berlawanan arah.

Dari data spedo meternya kecepatan kendaraan yang dikemudikan Josua berkecepatan sekitar 50 km per jam.

Usai kecelakaan petugas langsung melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *