Berita Utama

Kereta Cepat Whoosh Makin Diminati, Sepanjang Tahun 2024 Bawa 6,02 Juta Penumpang

×

Kereta Cepat Whoosh Makin Diminati, Sepanjang Tahun 2024 Bawa 6,02 Juta Penumpang

Sebarkan artikel ini
Whoosh
Kereta Cepat Whoosh (IST)

KITAINDONESIASATU.COM – Kereta cepat Whoosh saat ini menjadi andalan transportasi bagi masyarakat yang akan bepergian dari Jakarta ke Bandung. Ini tidak lepas dari banyaknya masyarakat yang menggunakan Whoosh di tahun 2024. Tercatat sepanjang tahun 2024 sebanyak 6,06 juta penumpang menggunakan Whoosh.

Hal tersebut disampaikan General Manager Corporate Secretary Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Eva Chairunisa kepada wartawan, Rabu (1/1/2025).

Eva Chairunisa menyebut sejak awal beroperasi sampai dengan 31 Desember 2024, total penumpang Whoosh telah mencapai 7,1 juta penumpang. Pertumbuhan jumlah penumpang ini terus meningkat secara bertahap. Masyarakat banyak yang makin kenal dengan Whoosh.

KCIC bertekad memberikan layanan prima dan menghadirkan inovasi baru dalam transpormasi publik. Saat ini ada empat stasiun pemberangkatan Whoosh yakni di Halim, Karawang, Tegalluar dan Padalarang.

Tanda-tanda makinnya terkenalnya Whoosh di masyarakat dengan meningkatnya jumlah penumpang yang naik dari Halim menuju Bandung pada akhir pekan mulai Jumat, Sabtu dan Minggu.

Di akhir pekan tersebut, permintaan pemesanan tiket Whoosh sangat tinggi hingga membuat KCIC menerapkan tiket teratas mencapai Rp 325.000 sekali jalan untuk tujuan Halim – Tegalluar.

Sedang pada hari biasa, Senin – Kamis tarifnya berkisar antara Rp 225.000 – Rp 250.000 per penumpang.

“Sekarang kalau pulang akhir pekan misalnya Jumat, Sabtu atau Minggu kerasa mengeluarkan uang lebih karena dibanderol dengan harga Rp 325.000 – Rp 350.000 per penumpang,” kata Suherman, warga Bandung yang kerja di Jakarta Selatan.

Suherman mengungkapkan, Kereta Cepat Whoosh mulai dinikmati penumpang karena mempersingkat waktu tempuh yang lumayan jauh dibanding naik mobil.

Ia mencontohkan, untuk pergi ke tempat kerjanya di kawasan Mampang Prapatan dirinya hanya memerlukan waktu sekitar 1 jam dari rumahnya di Bandung.

“Bandingkan kalau naik mobil. Belum ongkos tol pulang – pergi sudah hampir Rp 200 ribu. Selain itu sering macet di Jalan Tol Cipularang dan Jakarta – Cikampek. Wajar aja kalau sekarang Whoosh menjadi andalan penumpang yang akan berkunjung ke Bandung atau Jakarta pulang pergi,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Suherman, pelayanan di Whoosh juga sangat professional hingga membuat penumpang merasa nyaman. Keretanya canggih dan sangat bersih, benar-benar memberikan pelayanan prima kepada penumpang,” kata bapak tiga anak ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *