KITAINDONESIASATU.COM – Nama Ferry Suwadi mendadak menjadi sorotan setelah aksinya memperbaiki jalan rusak di Malang menggunakan dana pribadi menjadi viral.
Hal ini diungkap oleh akun TikTok @karang.taruna.tunas.muda dan @kgblkgnunfaedh, yang menunjukkan kondisi jalan sebelum dan sesudah diperbaiki. Jalan yang awalnya berupa tanah kini telah dicor, sehingga lebih mudah dilalui oleh warga sekitar.
“Penjual bakso bernama Ferry yang memiliki usaha warung bakso di Batam menggunakan dana pribadinya untuk memperbaiki jalan di tahun 2017,” tulis akun tersebut.
Dalam unggahannya, akun @karang.taruna.tunas.muda juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para warga dan donatur yang mendukung proyek tersebut.
BACA JUGA : Komplotan Jambret Incar Pejalan Kaki di Jalan MH Thamrin
Mereka berharap usaha Ferry, yakni Bakso Gunung Batam, semakin diberkahi rezekinya.
“Terimakasih para warga & donatur, aku bukan warga sana senang lihat antusiasme para warga, semoga owner bakso Gunung Batam dilancarkan rezekinya, yang sudah menjadi donatur pembangunan jalan tersebut,” tulisnya.
Profil Ferry Suwandi
Ferry Suwadi bukan hanya sekadar penjual bakso, melainkan pemilik Bakso Gunung Sam Ferry, sebuah usaha kuliner yang kini memiliki delapan cabang di Batam, Kepulauan Riau.
Dimulai sejak 1992 dengan nama Bakso Arema, bisnis ini awalnya dijalankan dengan gerobak dorong.
Seiring waktu, usaha Ferry berkembang pesat, bahkan pada 1998 sudah memiliki 30 karyawan.
Lahir di Malang pada 19 September 1972, Ferry mulai berjualan bakso dengan cara dipikul sejak lulus SMP di Jawa Barat.
Setelah merantau ke Batam, ia berhasil membangun bisnis yang kini memiliki cabang di berbagai daerah, termasuk Jodoh, Batam Center, Batu Aji, dan Grand Junction.
Ferry, yang aktif berbagi momen keluarga dan olahraga di akun Instagram pribadinya @ferrysuwadi, dikenal sebagai sosok dermawan selama tinggal di Batam.
Dalam proyek perbaikan jalan di Malang, Ferry menyelesaikan sekitar lima kilometer jalan dengan lebar lima meter.
Proyek ini, yang dimulai sejak 2017, akhirnya rampung pada November 2024. Aksi mulia Ferry mendapat apresiasi luas dari masyarakat.

