Berita UtamaNews

Komisi XII DPR RI Temukan Masalah Tata Kelola di Proyek Strategis Nasional

×

Komisi XII DPR RI Temukan Masalah Tata Kelola di Proyek Strategis Nasional

Sebarkan artikel ini
FotoJet 2 28
PT IWIP bangun pabrik batere berbasis nikel

KITAINDONESIASATU.COM – Anggota Komisi XII DPR RI, Aqib Ardiansyah, baru-baru ini melakukan kunjungan kerja reses ke PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) di sektor pertambangan serta memastikan bahwa investasi yang dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Aqib menemukan sejumlah masalah terkait praktik pertambangan di kawasan tersebut.

Ia mencatat banyak aspek tata kelola yang belum memiliki landasan hukum yang jelas, sehingga berpotensi memberikan celah bagi perusahaan untuk menyimpang dari aturan.

“Kami cukup terkejut dengan praktik pertambangan yang ternyata masih memiliki banyak hal yang perlu dievaluasi,” ujar Aqib, dikutip dari Parlementaria pada Rabu, 25 Desember 2024.

Aqib menyoroti pentingnya pengawasan menyeluruh terhadap PSN. Ia mengingatkan bahwa praktik yang tidak sesuai aturan dapat menyebabkan kerugian negara hingga triliunan rupiah, yang berdampak pada pendapatan nasional dan upaya mencapai swasembada energi.

Ia mendesak pemerintah, khususnya Kementerian ESDM, untuk segera mengevaluasi secara komprehensif seluruh PSN. Ia juga menekankan bahwa pengawasan ini harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya DPR, tetapi juga pihak terkait lainnya.

“Kami berharap Menteri ESDM dapat bertindak tegas untuk menata ulang dan mengatur agar proyek strategis nasional benar-benar diawasi secara menyeluruh,” tegas Aqib.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara DPR dan pemerintah untuk menjaga integritas investasi di Indonesia.

Menurutnya, langkah ini esensial demi kepentingan bangsa dan negara, serta untuk mendukung pencapaian cita-cita nasional di bidang energi.

“Semua ini dilakukan demi masa depan bangsa, untuk negara, dan guna mewujudkan visi Presiden,” tutup Aqib.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *