NewsBerita Utama

Aktivitas Semeru Meningkat, Tetapi Masih Batas Normal, Waspadai Banjir Lahar Dingin

×

Aktivitas Semeru Meningkat, Tetapi Masih Batas Normal, Waspadai Banjir Lahar Dingin

Sebarkan artikel ini
SEMERU
Aktivitas Gunung Semeru Meningkat

KITAINDONESIASATU.COM – Gunung Semeru merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkaniknya, Selasa (24/12/2024).

Gunung yang terletak di wilayah Kabupaten Lumajang dan Malang Jawa Timur ini mengeluarkan letusan setinggi 1.000 meter di atas kawah.

Sejak 15 Juli 2024 status Gunung Semeru telah diturunkan levelnya dari Level III – Siaga turun ke Level II – Waspada.

Peristiwa aktivitas hingga vulkanik Gunung Semeru itu diketahui dari pengamatan pada 23-24 Desember 2024, terpantau adanya leusan berupa asap berwana putih keabu-abuan dengan ketinggian 100 hingga 1.000 meter.

Informasi dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Gunung Semeru di Gunung Sawur erupsi terjadi pada pukul 00:09 WIB dengan kolom abu-abu teramati mencapai 900 meter di atas puncak kawah.

Pemantauan erupsi ini terekam dalam di seismograf dengan amlitudo makmum 22 milimeter dan berdurasi 150 detik.

Kemudian pada pukul 04:44 WIB terjadi kembali dengan karakteristik yang sama setinggi 900 meter, amlitudo maksimum 22 milimeter dan berdurasi 145 detik.

Gunung Semeru di Jawa Timur Kembali Erupsi, Letusan Setinggi 900 Meter, Simak Laporannya

Menurut Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang Yudhi Cahyono menjelaskan jika erupsi yang terjadi di Semeru ini masih dalam ambang batas normal.

Saat ini status aktivitas Gunung tertinggi di Pulau Jawa ini masih berada di level ii atau waspada.

Meski demikian Ydhi menghimbau kepada warga tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tengara di sepanjang Besuk Kebokan sejauh 8 km dari puncak.

Di luar jarak tersebut, masyarakat juga sudah dilarang melakukan aktivitasnya pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 km dari puncak Semeru.

Apalagi dalam situasi cuaca seperti ini yang sering diguyur hujan lebat akan berisiko terjadinya banjir lahar di sekitar Gunung Semeru akan semakin tinggi.

Itu sebabnya masyarakat agar tetap waspada dan menjaga situasi dan mengikuti arahan dari pihak berwenang terkait masalah tersebut. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *