KeuanganNews

Ketua DPR Puan Maharani Soroti APBN Melorot dan Utang Meningkat di Sidang Paripurna

×

Ketua DPR Puan Maharani Soroti APBN Melorot dan Utang Meningkat di Sidang Paripurna

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20240816 145001 Instagram 1

KITAINDONESIASATU.COM – Kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang melorot menjadi perhatian dalam Sidang Paripurna DPR RI tentang RAPBN Tahun 2025. Kondisinya yang kini mengalami penurunan yang cukup dalam membuat ruang fiskal semakin sempit untuk menjalankan berbagai program.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani menyoroti kinerja APBN sebagai salah satu instrumen yang strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan negara, termasuk soal penyebab penarikan utang yang sangat besar.

Menurutnya, APBN terpaksa harus mengalami koreksi yang sangat dalam atas ruang fiskal, untuk dapat menangani berbagai urusan kebutuhan rakyat. Apalagi penurunan penerimaan perpajakan, dan kebutuhan belanja subsidi meningkat sangat besar.

Baca Juga  Tabrakan Adu Banteng Scoopy vs Grand Max Cah Blitar Tewaskan Arek Benjeng Gresik

“Sehingga pilihan pahit yang kita tempuh dengan penarikan utang yang sangat besar,” kata Puan, dalam Pidato Kenegaraan Nota Keuangan dan RAPBN 2025 di Gedung DPR/MPR Senayan, Jumat (16/8).

Menurut Puan penerimaan pajak dalam APBN juga mengalami penurunan. Di mana pada semester I-2024 penerimaan pajak hanya sebesar Rp 893,8 triliun, turun 7,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 970,2 triliun.

“Penurunan penerimaan perpajakan, dan kebutuhan belanja subsidi yang meningkat sangat besar. Sehingga pilihan pahit yang kita tempuh dengan penarikan utang yang sangat besar,” ujar Politisi PDI Perjuangan ini.

Baca Juga  KPK Segera Periksa Orang Terdekat Eks Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Haji

Meski begitu, Puan tetap memberikan apresiasi karena Indonesia masih bisa mempertahankan pertumbuhan ekonomi di angka 5%. Ia menyampaikan ucapan terimakasihnya atas gotong royong, kerja bersama seluruh pemangku kepentingan; DPR RI, Pemerintah Pusat, Pemerintahan Daerah, TNI, POLRI, BUMN, Swasta, UMKM dan seluruh rakyat, perekonomian nasional berangsur pulih.

“Hal ini patut kita syukuri bersama, karena banyak pengalaman negara lain belum sepenuhnya pulih apalagi ekonominya dapat tumbuh 5 persenan tiap tahun,” ungkap Puan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *