News

Prolegnas 2025–2029: DPR Fokus pada RUU yang Berpihak pada Rakyat

×

Prolegnas 2025–2029: DPR Fokus pada RUU yang Berpihak pada Rakyat

Sebarkan artikel ini
FotoJet 4 25
Sturman Panjaitan foto bersama usai sosialisasi Prolegnas RUU Prioritas 2025. (Foto: Tiara/vel-dpr.go.id)

KITAINDONESIASATU.COM – Badan Legislasi (Baleg) DPR RI mengadakan sosialisasi mengenai Program Legislasi Nasional (Prolegnas) RUU Prioritas 2025 dan Prolegnas RUU Jangka Menengah 2025–2029 di Samarinda, Kalimantan Timur.

Acara ini dihadiri oleh civitas akademika dari perguruan tinggi negeri, tokoh masyarakat, serta pegiat organisasi kemasyarakatan dan lembaga swadaya masyarakat.

Wakil Ketua Baleg DPR RI, Sturman Panjaitan, berharap kegiatan ini dapat mendorong partisipasi masyarakat untuk memberikan masukan terhadap rancangan undang-undang (RUU).

Hal ini diharapkan agar setiap produk hukum yang disusun sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi rakyat.

“Kami ingin masyarakat memahami proses pembentukan undang-undang yang akan mengatur kehidupan mereka. Masukan masyarakat sangat penting untuk memastikan proses ini berjalan sesuai dengan kebutuhan rakyat,” ujar Sturman, dikutip dari Parlementaria pada Senin, 23 Desember 2024.

Sturman juga menjelaskan bahwa pada 18 November 2024, Baleg DPR bersama dengan Menteri Hukum dan HAM serta Panitia Perancang Undang-Undang DPD RI telah menyelesaikan penyusunan Prolegnas RUU Prioritas 2025 dan Prolegnas Jangka Menengah 2025–2029, yang kemudian disahkan dalam Rapat Paripurna DPR pada 19 November 2024.

“Prolegnas Jangka Menengah 2025–2029 mencakup 176 RUU, sedangkan Prolegnas Prioritas 2025 terdiri dari 41 RUU. Ini mencerminkan komitmen DPR untuk menghasilkan produk hukum yang relevan dan berpihak pada rakyat,” tambah Sturman.

Beberapa RUU yang menjadi sorotan dalam sosialisasi ini antara lain RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga, RUU Pertekstilan, RUU Komoditas Strategis, dan RUU Pengaturan Pasar Ritel Modern.

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah anggota Baleg DPR lainnya, seperti Rycko Menoza dan Ahmad Irawan (Fraksi Partai Golkar), Muslim Ayub dan Arif Rahman (Fraksi Partai Nasdem), Habib Syarief Muhammad dan Anna Mu’awanah (Fraksi PKB), serta Wahyu Sanjaya (Fraksi Partai Demokrat).

Selain itu, hadir juga Pj. Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, dan jajaran Forkopimda Kaltim.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *