News

Jakarta Timur Fokus Pengamanan 323 Gereja dan Ancaman Genangan di Perayaan Nataru

×

Jakarta Timur Fokus Pengamanan 323 Gereja dan Ancaman Genangan di Perayaan Nataru

Sebarkan artikel ini
Apel PAM Nataru

KITAINDONESIASATU.COM – Ratusan petugas gabungan disiagakan untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Jakarta Timur. Mereka akan difokuskan mengamankan 232 gereja yang tersebar di 10 kecamatan demi memberi rasa aman bagi para jemaat.

Kapolres Jakarta Timur, Kombes Nicholas Ary Lilipaly mengatakan, untuk menjaga lingkungan tetap kondusif pihaknya tidak bisa bekerja sendir dan perlu dukungan dari semua stakeholder serta elemen masyarakat. Di mana dalam pengamanan ini melibatkan kepolisian, TNI, Garnisun, POM TNI, Sudin Perhubungan, Gulkarmat, Kesehatan dan Satpol PP.

“Saya berharap kepada seluruh warga, mari kita bersama-sama menjaga wilayah tetap kondusif saat Natal dan Tahun Baru ini,” kata Kombes Nicholas, saat memimpin Apel Siaga Pengamanan Nataru di GOR Ciracas, Jumat (20/12).

Dikatakan Nicholas, untuk pengamanan Nataru pihaknya mengerahkan 620 personel gabungan dari berbagai unsur. Beberapa obyek vital yang jadi fokus pengamanan seperti TMII, Old Shanghai City Cakung, serta 232 gereja yang tersebar di delapan wilayah kecamatan.

“Di TMII dan Old Shanghai kami siagakan 100 personel. Untuk 13 gereja yang masuk kategori rawan, kami terjunkan 20 personel dibantu lintas sektor,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Plt Wali Kota Jakarta Timur, Iin Mutmainah menambahkan, selain pengamanan lingungan personel yang ditugaskan juga harus mengantisipasi adanya ancaman banjir dan genangan, karena situasi menjelang akhir tahun cuaca diperkirakan lebih ekstrem.

“Jadi piketnya double, yaitu masalah keamanan Nataru dan kesiapsiagaan bencana. Termasuk sampah pasca Tahun Baru juga menjadi perhatian kami,” ujar Iin.

Saat malam Natal, pihaknya juga melakukan patroli bersama tiga pilar untuk monitoring gereja. Selanjutnya untuk malam tahun baru, pengamanan difokuskan di TMII dan Old Shanghai City Cakung. “Posko keamanan banjir juga disiapkan di semua kantor kelurahan, kecamatan dan wali kota,” ungkap Iin. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *