KITAINDONESIASATU.COM – Pernikahan adalah ikatan yang sakral, dan setiap pasangan tentu ingin menjalaninya hanya sekali seumur hidup.
Agar pernikahan tetap langgeng, penting untuk saling terbuka dengan pasangan, bahkan sebelum menikah.
Ada banyak hal yang perlu dibicarakan agar keduanya memiliki visi dan misi yang sejalan untuk kehidupan rumah tangga yang harmonis.
Ada beberapa hal yang sebaiknya dibahas bersama pasangan sebelum menikah, antara lain;
Rencana Keturunan:
Beberapa pasangan ingin segera memiliki anak setelah menikah, sementara lainnya lebih memilih menikmati waktu berdua terlebih dahulu.
Diskusikan bersama pasangan kapan waktu yang tepat untuk menambah anggota keluarga dan berapa banyak anak yang diinginkan.
Jangan lupa untuk membahas kemungkinan terburuk seperti masalah kesuburan, serta mempersiapkan diri secara fisik dan mental untuk menjadi orang tua. Premarital check-up juga bisa menjadi langkah baik untuk menentukan waktu yang tepat untuk memiliki anak.
Karier:
Penting untuk membahas pekerjaan setelah menikah.
Tentukan siapa yang akan bekerja dan jenis pekerjaan apa yang diperbolehkan, termasuk lokasi kantor, jam kerja, dan kemungkinan kenaikan jabatan yang mungkin mempengaruhi waktu bersama keluarga.
Ini juga relevan bagi pasangan yang ingin tetap bekerja setelah menikah, terutama bagi wanita, untuk memastikan pekerjaan tidak mengganggu tugas rumah tangga.
Masalah Seksual:
Diskusikan kebutuhan dan keinginan terkait kehidupan seksual.
Keterbukaan tentang hal ini dapat meningkatkan keharmonisan pernikahan.
Jika perlu, berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapatkan informasi mengenai hubungan seks yang sehat.
Masalah Keuangan:
Walaupun kadang sulit dibicarakan, masalah finansial harus dibahas dengan terbuka sebelum menikah, karena ini bisa menjadi sumber konflik.
Tentukan siapa yang akan mengatur keuangan rumah tangga dan seberapa banyak yang perlu ditabung untuk masa depan serta dana darurat.
Pembagian Tugas Rumah Tangga:
Pekerjaan rumah tangga tidak hanya tanggung jawab wanita.
Diskusikan dan sepakati pembagian tugas, terutama jika kalian memilih untuk tidak menggunakan asisten rumah tangga. Pria juga perlu terlibat dalam pekerjaan rumah tangga.
Pergaulan dengan Lawan Jenis:
Untuk menghindari kesalahpahaman, penting untuk membicarakan batasan dalam bergaul dengan lawan jenis setelah menikah.
Jika pasangan berteman dengan lawan jenis, pastikan ada keterbukaan tentang pertemanan tersebut dan tidak ada yang disembunyikan.
Rencana Masa Depan:
Meskipun sulit diprediksi, membahas rencana masa depan sangat penting.
Tentukan tujuan yang ingin dicapai bersama, misalnya memiliki rumah setelah lima tahun menikah. Hal ini akan memberi semangat dan dorongan untuk bekerja sama mewujudkannya.
Pernikahan adalah komitmen jangka panjang. Pastikan kamu dan pasangan memiliki kesepahaman yang jelas tentang tujuan hidup bersama dan bisa beradaptasi dengan keluarga besar masing-masing.
Konflik dengan mertua juga bisa menjadi masalah, jadi pastikan kamu dapat beradaptasi dan menjadi menantu yang baik.
Jika ada kesulitan dalam menyatukan visi, berkonsultasi dengan psikolog bisa menjadi pilihan yang baik.- ***


