Berita UtamaNews

Polisi Ungkap Kronologi Ledakan di SPBU Duren Sawit

×

Polisi Ungkap Kronologi Ledakan di SPBU Duren Sawit

Sebarkan artikel ini
FotoJet 16 2
Ledakan di SPBU Duren Sawit. (Foto: Antara)

KITAINDONESIASATU.COM – Polsek Duren Sawit saat ini sedang menangani insiden ledakan mesin pompa di SPBU Pertamina yang terjadi pada Kamis malam di Jalan Pahlawan Revolusi, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Kapolsek Duren Sawit, AKP Sutikno, menjelaskan bahwa penyelidikan mengenai penyebab ledakan masih berlangsung.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab ledakan pompa bensin tersebut,” ujar Sutikno pada Jumat dini hari.

Sejauh ini, polisi telah meminta keterangan dari empat saksi yang merupakan petugas SPBU yang sedang bertugas saat kejadian.

“Selanjutnya, kami akan mendalami penyelidikan lebih lanjut,” tambahnya.
Aparat kepolisian juga sudah melakukan pengecekan langsung di tempat kejadian perkara (TKP).

Peristiwa ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 20.45 WIB, ketika seorang operator SPBU sedang mengisi bahan bakar Pertalite pada kendaraan roda empat.

Ledakan diduga dipicu oleh percikan api dari dispenser pengisian BBM, yang kemudian menimbulkan kobaran api.

Petugas SPBU berhasil memadamkan api dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), tetapi salah satu operator mengalami luka bakar akibat percikan material dari dispenser yang meledak.

Salah satu korban, Nelly (19), yang juga petugas SPBU, menceritakan bahwa ledakan terjadi tiba-tiba setelah ia selesai mengisi bahan bakar. “Setelah mengisi bensin dan meletakkan nozel ke dispenser, tiba-tiba terjadi ledakan,” ujar Nelly saat mendapat perawatan di klinik dekat SPBU.

Nelly mengalami luka bakar di tangan dan wajah akibat kobaran api. Meskipun terluka, ia segera mengambil APAR untuk memadamkan api agar tidak meluas. “Api berhasil dipadamkan dengan cepat menggunakan APAR,” tuturnya.

Saat ini, penyelidikan terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *