KITAINDONESIASATU.COM – Pada tanggal 12 Desember 2024, ChatGPT mengalami gangguan yang menyebabkan layanan tidak dapat diakses. Pengguna melaporkan munculnya pesan kesalahan saat mencoba menggunakan platform ini.
Pesan “ChatGPT is currently unavailable” muncul dengan layar hitam, menandakan layanan sedang tidak dapat diakses.
OpenAI menyatakan di situs web mereka, “Kami telah menemukan cara untuk pemulihan, dan kami mulai melihat sebagian lalu lintas berhasil kembali normal. Kami terus bekerja untuk mengembalikan layanan seperti biasa.”
Pihak pengembang telah mengidentifikasi masalah dan sedang berupaya untuk segera memperbaikinya.
BACA JUGA : 3 Cara Mendapatkan Akun FF Sultan Gratis dengan Mudah
Gangguan ini tidak hanya berdampak pada pengguna individu, tetapi juga pada berbagai aplikasi yang terintegrasi dengan ChatGPT.
“Kami sedang mengalami gangguan saat ini. Kami telah mengidentifikasi masalahnya dan sedang berupaya memperbaikinya. Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan kami akan terus memberi [Anda] kabar terbaru,” cuit OpenAI di X pada pukul 05.45 WIB, Kamis, 12 Desember 2024.
Dikutip dari Downdetector.com, tercatat 2.483 laporan gangguan hingga Kamis pagi. Gangguan ini dilaporkan secara luas oleh pengguna,
Hal ini juga terjadi pada pelanggan yang membayar layanan premium dan bisnis yang mengandalkan platform API untuk proyek kecerdasan buatan (AI) mereka.
ChatGPT pernah Alami Error
ChatGPT, chatbot populer besutan OpenAI, beberapa kali mengalami gangguan besar sejak pertama diluncurkan pada 2022.
Pada 8 November lalu, ChatGPT tidak dapat diakses oleh lebih dari 19.000 pengguna di seluruh dunia selama 30 menit. CEO OpenAI, Sam Altman, saat itu mentweet bahwa ChatGPT mengalami gangguan selama 30 menit.
“Keandalan kami jauh lebih baik daripada sebelumnya, tetapi jelas masih perlu banyak perbaikan.” seperti dikutip dari media sosial X miliknya.
Sementara pada bulan Juni 2024, chatbot ini pernah mengalami gangguan lebih dari 5 jam.
Ribuan pengguna sempat kesulitan mengakses layanan ini pada November dan Juni lalu.
Meskipun jumlah pengguna aktif terus meningkat pesat, masalah stabilitas sistem masih menjadi tantangan bagi OpenAI.
Perkembangan ChatGPT dari Waktu ke Waktu
Valuasi Open AI tercatat sebesar $14 miliar atau setara dengan sekitar Rp210 triliun pada tahun 2021.

