KITAINDONESIASATU.COM – Jalan Lintas Selatan (JLS) Malang-Blitar masuk wilayah Desa Sumberoto ke arah Desa Mentaraman, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten malang mengalami keretakan luar biasa, Rabu (11/12/2024).
Ruas jalan tembus lintas selatan Jawa Timur ini nantinya akan mengubungkan wilayah Malang bagian selatan hingga Blitar bagian selatan.
Kondisi jalan yang mengalami keretakan ini cukup besar hingga lebarnya mencapai 10 meter lebih terjadi di beberapa lokasi di kawasan itu sepanjang 50 meter.
Kawasan yang mengalami keretakan ini dikenal dengan jalan kelok sembilan ini mengalami ambles sepanjang hampir 50 meter.
BPBD Kabupaten Malang telah melakukan survey ke lapangan untuk memastikan kondisi jalan yang mengalami longsor dan keretakan itu.
Akibat jalan yang mengalami keretakan dan rusakan berat, kini ruas jalan ini tidak lagi bisa digunakan untuk melintas kendaraan, oleh karena BPBD Kabupaten Malang melakukan penutupan.
BERITA LAINNYA DI MALANG : Hujan Terus Terjadi di Malang, Sepekan ini Banyak Pohon Tumbang
AKibat kerusakan ini maka akses jalan di sekitar ini, kini tidak lagi digunakan atau ditutup, termasuk akses menuju Pantai Modangan di wilayah Kecamatan Donomulyo juga terputus dan tidak bisa dilewati.
Peristiwa tanah longsor dan ambles hingga memunculkan keretakan di permukaan jalan beraspal ini disebabkan adanya intensitas hujan yang tinggi.
Menurut Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan kepada wartawan mengatakan sebelum terjadi longsor wilayah Donomulyo mengalami hujan lebat dengan intensitas tinggi.
Hujan terjadi mulai Selasa (10/12/2024) sore hingga Rabu (11/12/2024) dini hari membuat terjadinya pergeseran tanah dan berdampak pada ruas jalan baru ini.
Seperti kita ketahui longsor yang terjadi di kelok sembelan ini, Pemkab Malang langsung melaporkan adanya tanah longsor yang berdampak terhadap kerusakan JLS kepada Kementerian PUPR untuk dilakukan penanganan. **



