KITAINDONESIASATU.COM – IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) di BEI (Bursa Efek Indonesia) ditutup melemah sore hari ini Rabu 11 Desember 2024.
Dari informasi yang dihimpun, IHSG ditutup menguat 11,46 poin atau 0,15 persen ke posisi 7.464,75.
Begitupun kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 menguat 0,03 poin atau 0,00 persen ke posisi 890,55.
IHSG di BEI yang ditutup melemah sore ini terjadi di tengah para pelaku pasar yang bersikap ‘wait and see’ terhadap data inflasi Amerika Serikat (AS).
Tim Riset Phillips Sekuritas Indonesia dalam kajiannya menyebutkan bahwa para pelaku pasar mengantisipasi rilis data Inflasi AS, yaitu CPI pada Rabu (11/12) dan PPI pada Kamis (12/12), yang dapat mempengaruhi keputusan suku bunga bank sentral AS Federal Reserve.
Pelaku pasar berharap data CPI dan data PPI akan menambah banyak bukti bahwa ekonomi AS sedang mengalami soft-landing. Sehingga memperkuat alasan bagi Federal Reserve untuk memangkas suku bunga pekan depan.
Pelaku pasar melihat 86 persen peluang Federal Reserve memangkas suku bunga sebesar 25 bps setelah data Non-Farm Payrolls (NFP) AS pada Jumat pekan lalu memperlihatkan pulihnya aktivitas perekrutan pegawai dan juga merangkak naiknya tingkat pengangguran.
Selain itu, pelaku pasar juga akan mencermati tanda-tanda Federal Reserve menghentikan siklus pelonggaran kebijakan moneter pada Januari 2025.



