KITAINDONESIASATU.COM – Proyek Strategis Nasional (PSN) 2024 yang berdampingan dan terintegrasi dengan Proyek Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), adalah berbeda dengan proyek yang dijalankan Group Agung Sedayu.
“Pemerintah, dalam PSN, hanya memberi dukungan kepada PIK 2 Agung Sedayu,” kata Juru Bicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto, dalam keterangan resminya, dikutip Senin (9/12/2024) di Jakarta.
Seperti diberitakan sebelumnya, belum lama ini Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian merilis 14 PSN baru di berbagai sektor.
Di antaranya adalah 8 kawasan industri, 2 kawasan pariwisata, 2 jalan tol, 1 kawasan pendidikan, riset, dan teknologi kesehatan, serta 1 proyek migas lepas pantai.
“Dari 14 PSN baru tersebut, salah satunya adalah Proyek Strategis Nasional PIK2 yang bertema Green Area dan Eco-City yang dinamai Tropical Coastland,” ujar Haryo.
Dia katakan, proyek ini berdampingan dengan Proyek PIK 2 yang akan dibangun Agung Sedayu.
“Artinya, persepsi bahwa seluruh proyek PIK 2 merupakan PSN kurang tepat. Sebab, ruang lingkup PSN yang dimaksud pemerintah tersebut berdampingan dan terintegrasi dengan Proyek PIK2,” tuturnya.
Proyek yang akan dikembangkan pemerintah, katanya, berada di lokasi PIK 2 di Provinsi Banten. Pengembangan Green Area dan Eco-City menggunakan lahan seluas 1.856 hektar.
Nantinya, katanya, lahan tersebut akan diubah menjadi destinasi pariwisata baru sekaligus dapat mengakomodasi kawasan wisata mangrove sebagai pengamanan pesisir alami.
Masyarakat sekitar tentu akan mendapatkan manfaat dari kehadiran proyek PIK 2 yang terus berkembang secara pesat seiring berjalannya waktu.
Sementara itu, pengembang properti yang akan membangun PIK2 di luar PSN, adalah Agung Sedayu Group dan Salim Group.
Pengusaha properti kakap ini, akan memperkuat sektor ekonomi dengan merekrut tenaga kerja sekitar kawasan PIK 2.
Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) digadang-gadang sebagai The New Jakarta City. PIK2 juga berpotensi menjadi destinasi wisata idaman.

