Lifestyle

Memahami Pilihan Makanan Sehat, dari Nasi Putih ke Multi Grain Rice

×

Memahami Pilihan Makanan Sehat, dari Nasi Putih ke Multi Grain Rice

Sebarkan artikel ini
FotoJet 3 4
Dari Nasi Putih ke Multi Grain Rice

Nasi memang merupakan makanan pokok yang orang Indonesia. Beras, sebagai bahan dasar nasi, tumbuh dengan baik di tanah air.
Indonesia pernah berada di tiga besar produsen beras terbesar di dunia.

Beras, yang dikenal dengan nama ilmiah Oryza sativa atau Oryza glaberrima, merupakan makanan pokok bagi lebih dari setengah populasi dunia. Selain memiliki rasa yang nikmat dan mengenyangkan, beras juga kaya akan nutrisi. Dalam setiap 100 gram beras, terdapat sekitar 1.527 kJ energi, 80 gram karbohidrat, 0,12 gram gula, 1,3 gram serat, 0,66 gram lemak, 11,61 gram air, dan 7,13 gram protein. Selain itu, beras juga mengandung berbagai vitamin dan mineral penting seperti vitamin B1, B2, B3, B5, B6, serta kalsium, zat besi, magnesium, mangan, fosfor, kalium, dan zinc.

Beras hadir dalam berbagai bentuk, ukuran, dan warna, mulai dari yang berbentuk memanjang hingga bulat pendek, dan warna putih, merah, coklat, hitam, atau ungu.
Namun, beras putih diduga dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi nasi putih lebih dari lima kali seminggu dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 17 persen dibandingkan dengan konsumsi nasi putih dalam jumlah yang lebih sedikit.

Sebagai alternatif, banyak orang beralih ke beras merah atau mencampur beras putih dengan polong-polongan, biji-bijian, kacang-kacangan, atau gandum.

Di Korea Selatan, tren makanan sehat termasuk beras campur yang dikenal sebagai kongbap, yang menggabungkan beras, gandum, dan biji-bijian.

Campuran ini bisa berupa kombinasi beras putih dengan kacang polong, atau campuran lebih kompleks seperti beras coklat, kacang polong, dan beragam jenis kacang.

Beras campur ini tidak hanya menggantikan nasi putih, tetapi juga dapat diolah menjadi nasi goreng sehat.

Setiap jenis biji-bijian dalam campuran ini memiliki manfaat gizi tersendiri. Contohnya, beras hitam mengandung antioksidan antosianin yang dapat membantu melawan kanker dan penyakit jantung.

Penelitian juga menunjukkan bahwa beras campur mungkin lebih efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah setelah makan dibandingkan beras putih, tanpa meningkatkan kadar insulin.- ***

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *