KITAINDONESIASATU.COM-Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tangerang Selatan (Tangsel) Apsari Dewi mengungkapkan bahwa dirinya merasa sedih terkait penanganan beberapa kasus kriminal yang melibatkan anak muda
Menurut mantan Kepala Bagian Tata Usaha Umum dan Pimpinan Kejaksaan Agung ini, keterlibatan anak muda dalam aktivitas kriminal karena minimnya ruang untuk mereka mengekspresikan diri sehingga malah melakukan hal-hal negatif.
“Di satu sisi kita punya patform positif (seperti Tangsel Land), namun kita tidak bisa menutup mata ada sebagian anak-anak kita yang belum bisa menyalurkan hobi atau energinya secara positif,” ungkap Dewi dalam Podcast Tangsel Space, SAbtu (7/12/2024).
Untuk itu, Dewi menghimbau kepada para anak muda untuk menjauhi aktivitas kriminal sehingga terhindar dari hukuman pidana.Pasalnya, hukuman yang akan diterima oleh para pelaku kriminal tidaklah sebentar, sehingga hal itu tentu akan membuat masa depan mereka sebagai generasi penerus bangsa terancam.
Perempuan bergelar Lex Legibus Magister atau LLMini sedang gencar melakukan sosialisasi untuk mencegah terjadinya kriminal di kalangan anak muda. “Sosialisasi yang biasa kami lakukan adalah ke sekolah-sekolah atau ke desa-desa, seperti program jaksa masuk sekolah atau jaksa masuk desa,” ujar jebolan University of Melbourne ini.
Roundown Tangsel Land hari Minggu 8 Desember 2024
- 13.00 WIB: Open Gate
- 14.00-14.30 WIB: Lala bersama dengan Garasi 17
- 14.00-15.00 WIB: Podcast di Tangsel Space
- 15.00 WIB: Close Gate
- 15.00-16.00 WIB: Podcast bersama dengan Drive
- 16.00-16.30 WIB: Lala
- 17.00-18.00 WIB: HIVI!
- 18.30-19.15 WIB: Meiska
- 19.30-20.30 WIB: Drive
- 20.45-21.45 WIB: Juicy Luicy
